Maraknya pertumbuhan coffee shop di berbagai wilayah dinilai membawa dampak positif, khususnya bagi kalangan anak muda di Jayapura. Selain menjadi tempat berkumpul dan bersosialisasi, keberadaan coffee shop juga disebut turut mendorong pertumbuhan UMKM serta menggerakkan ekonomi kreatif di kota tersebut.
Salah satu pengelola coffee shop UMKM, Syahrul Kurniawan, mengatakan kehadiran anak muda menjadi penggerak utama bagi usaha kopi lokal. Ia menilai, dengan konsep sederhana dan harga terjangkau, coffee shop lokal tetap mampu bersaing dan diminati masyarakat.
“Kami mulai dari hobi, lalu melihat peluang usaha yang cukup besar di Jayapura. Anak muda sekarang butuh ruang yang nyaman untuk berkumpul. Kami berusaha menjaga kualitas rasa dan harga tetap terjangkau supaya bisa bersaing,” ujar Syahrul.
Ia juga menilai coffee shop kini tidak hanya berfungsi sebagai tempat menikmati kopi, tetapi juga menjadi ruang untuk berdiskusi, bekerja, hingga menggelar kegiatan komunitas. “Menurut saya coffee shop sekarang bukan cuma tempat minum kopi, tapi juga tempat diskusi, kerja, bahkan bikin kegiatan komunitas. Jadi sangat positif untuk anak muda di Jayapura,” katanya.

