BERITA TERKINI
Studi Jenius: Cara Gen X, Gen Y, dan Gen Z Menyiapkan Anggaran Traveling Berbeda

Studi Jenius: Cara Gen X, Gen Y, dan Gen Z Menyiapkan Anggaran Traveling Berbeda

Jenius dari SMBC Indonesia merilis studi bertajuk Jenius Study 2026: Perilaku Traveling Lintas Generasi yang memotret kebiasaan, preferensi, dan aspirasi traveling Generasi X, Y, dan Z. Studi ini menunjukkan bahwa meski frekuensi bepergian ketiga generasi cenderung mirip, cara menyusun rencana perjalanan hingga mengatur bujet memiliki perbedaan.

Sepanjang 2025, setiap generasi rata-rata melakukan perjalanan 1–2 kali dalam setahun. Namun, motivasi dan pola penyusunan itinerari tidak selalu sama. Generasi X disebut cenderung memilih wisata ramah keluarga dan destinasi yang sedang populer. Mereka mengutamakan efisiensi waktu dan kenyamanan, sehingga perlu menyusun itinerari yang efisien.

Sementara itu, Generasi Y menentukan itinerari berdasarkan prioritas destinasi yang ingin dikunjungi, tetapi tetap fleksibel apabila menemukan tempat menarik di tengah perjalanan. Adapun Generasi Z banyak dipengaruhi rekomendasi teman serta media sosial, dan cenderung menyesuaikan itinerari dengan kota atau negara tujuan.

Studi tersebut juga mencatat lima destinasi lokal favorit lintas generasi, yakni Magelang, Labuan Bajo, Yogyakarta, Bali, dan Lombok. Untuk destinasi luar negeri, pilihan favorit lintas generasi meliputi Jepang, Tingkok, Tailan, Singapura, dan Eropa.

Dari sisi perencanaan keuangan, lebih dari 50% responden menyiapkan bujet traveling tiga bulan sebelum keberangkatan. Temuan ini dinilai menggambarkan pergeseran pola pikir bahwa traveling tidak semata impulsif, melainkan menjadi bagian dari perencanaan finansial.

Dalam studi itu, Generasi X memandang bujet sebagai sesuatu yang harus siap. Generasi Y lebih fleksibel: anggaran disiapkan, sementara destinasi dapat menyesuaikan. Berbeda dengan itu, Generasi Z cenderung mengamankan dana terlebih dahulu sebanyak mungkin agar lebih leluasa saat traveling.