BERITA TERKINI
Sony Kembali Naikkan Harga PS5 di Sejumlah Negara, Dipicu Tekanan Biaya Komponen

Sony Kembali Naikkan Harga PS5 di Sejumlah Negara, Dipicu Tekanan Biaya Komponen

Sony kembali menaikkan harga PlayStation 5 (PS5) di sejumlah pasar, menandai kenaikan kedua dalam waktu kurang dari setahun. Sebelumnya, Sony telah menaikkan harga PS5 Digital Edition sebesar £40 dengan alasan “kondisi pasar yang semakin menantang”.

Dalam penyesuaian terbaru, Sony menyatakan kenaikan harga diperlukan agar perusahaan dapat terus menawarkan pengalaman bermain yang inovatif dan berkualitas bagi pemain di seluruh dunia.

Di Inggris, harga PS5 kini menjadi £569,99, naik sekitar £100 dari harga sebelumnya atau sekitar 19 persen. PlayStation Digital Edition kini dibanderol £519,99, naik 21 persen. PS5 Pro juga mengalami kenaikan menjadi £789,99, naik 13 persen. Sementara itu, harga PlayStation Portal naik £20 menjadi £219,99.

Penyesuaian harga juga terjadi di wilayah lain. Di Amerika Serikat, PS5 standar kini mencapai $649,99. Di Eropa, harga naik menjadi €649,99 dan mulai berlaku pada 2 April.

Analis industri game dari Ampere Analysis, Piers Harding-Rolls, menilai kenaikan ini berkaitan dengan meningkatnya biaya RAM dan komponen penyimpanan yang memengaruhi harga produk Sony. Menurutnya, permintaan komponen tersebut melonjak seiring pembangunan infrastruktur kecerdasan buatan (AI) di berbagai negara.

“Dengan tidak adanya tanda-tanda harga akan turun akibat permintaan AI yang sangat tinggi, Sony terpaksa menaikkan harga untuk melindungi margin keuntungan hardware mereka yang sudah tipis,” ujar Harding-Rolls.

Ia menambahkan, tidak menutup kemungkinan produsen konsol lain seperti Microsoft dan Nintendo dapat mengikuti langkah serupa dalam waktu dekat.

Kenaikan harga RAM dan penyimpanan disebut menjadi kekhawatiran yang kian terasa di industri game. Sebagai contoh, Valve—perusahaan di balik Steam—dilaporkan harus menyesuaikan tanggal rilis dan harga perangkat PC-console hybrid mereka.

Harding-Rolls juga menyinggung potensi tekanan tambahan dari gelombang inflasi baru yang dikaitkan dengan konflik AS-Israel dengan Iran. Menurutnya, situasi itu dapat memperburuk kondisi dan semakin mempersempit ruang gerak perusahaan konsol yang sudah menghadapi tantangan.

Di sisi lain, pengumuman kenaikan harga memicu respons negatif dari sebagian pengguna. Sejumlah komentar di blog resmi Sony menilai harga €650 untuk konsol dasar yang telah berusia lima tahun sebagai sesuatu yang tidak masuk akal. Ada pula yang menyebut keputusan tersebut menjijikkan dan mengeluhkan tren harga konsol yang cenderung naik, bukan turun, ketika mendekati akhir siklus.

Kenaikan harga ini terjadi di tengah tekanan yang sedang melanda industri video game. Dalam beberapa bulan terakhir, sektor ini diwarnai gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) di berbagai studio, kenaikan harga layanan, serta perubahan kepemimpinan yang menuai kontroversi.

Epic Games, perusahaan pemilik Fortnite, baru-baru ini mengumumkan PHK terhadap 1.000 karyawan. Perusahaan menyatakan jumlah pemain Fortnite—yang menjadi sumber pendapatan utama—mengalami penurunan, sehingga biaya operasional lebih besar daripada pendapatan.