Bagian Perencanaan dan Keuangan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Ogan Ilir menghadirkan inovasi SILARAS (Sistem Informasi Laporan Aset Setda) untuk memperkuat tata kelola aset yang lebih tertib, transparan, dan akuntabel. Sistem ini ditujukan untuk mendukung pengelolaan barang persediaan agar berjalan lebih optimal sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku.
SILARAS dikembangkan sebagai jawaban atas kendala dalam pencatatan dan pelaporan aset yang sebelumnya masih dilakukan secara manual. Pola kerja tersebut dinilai berisiko menimbulkan keterlambatan, ketidaksesuaian data, serta menyulitkan proses verifikasi dan pemantauan.
Melalui SILARAS, pencatatan barang dilakukan lebih sistematis sejak barang diterima hingga disalurkan ke bagian terkait. Setiap pergerakan barang dicatat secara rapi dan terstruktur, sehingga memudahkan pengelola barang dalam melakukan pengawasan serta menyusun laporan kepada atasan.
Salah satu fitur utama SILARAS adalah penerapan pencatatan berbasis digital dengan mengoptimalkan Google Spreadsheet. Pemanfaatan platform ini memungkinkan permintaan dan penyajian data persediaan dilakukan lebih cepat dan efisien, sekaligus mempermudah koordinasi antara pengelola barang dan pengguna di masing-masing bagian.
Penggunaan Google Spreadsheet juga mendukung inventarisasi barang secara lebih mudah dan akurat. Pengelola barang dapat melakukan pencatatan secara real-time dengan akses yang fleksibel, sehingga data dapat diakses sesuai kebutuhan.
Kemudahan akses tersebut turut membantu penataan barang persediaan. Dengan data yang tersusun dalam sistem, pengelola dapat lebih cepat menemukan atau menunjukkan barang yang dibutuhkan, meningkatkan efisiensi kerja, serta mengurangi potensi kesalahan dalam pengelolaan persediaan.
Selain mempermudah pencatatan, SILARAS juga mendukung penyusunan laporan inventaris barang persediaan. Dokumentasi digital membuat penyusunan laporan menjadi lebih akurat, lengkap, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Penerapan SILARAS dilaporkan berdampak pada peningkatan kualitas pengelolaan data aset di lingkungan Setda Kabupaten Ogan Ilir. Kendala yang sebelumnya muncul dalam pencatatan, verifikasi, validasi, dan monitoring disebut dapat diatasi dengan lebih baik melalui sistem yang terintegrasi.
Data aset yang sebelumnya tersebar di berbagai bagian kini dapat dihimpun menjadi satu kesatuan data aset Setda. Kondisi ini memudahkan proses integrasi dan membantu menjaga konsistensi data yang digunakan dalam pelaporan. Dengan koordinasi yang lebih baik, proses verifikasi dan validasi data aset juga menjadi lebih cepat dan akurat.
Dampaknya, penyusunan Laporan Keuangan dan laporan aset Setda dapat dilakukan lebih tepat waktu tanpa mengurangi kualitas dan akuntabilitas laporan. Inovasi ini sekaligus menjadi bagian dari upaya mendorong digitalisasi tata kelola pemerintahan dengan memanfaatkan teknologi yang sederhana namun efektif.
Ke depan, SILARAS diharapkan terus dikembangkan dan disempurnakan agar mampu menjawab kebutuhan pengelolaan aset yang dinamis. Setda Kabupaten Ogan Ilir juga menyatakan optimistis inovasi ini dapat mendukung tata kelola aset yang lebih tertib, efisien, dan akuntabel.