Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan kondisi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto berjalan stabil dan terkendali di tengah berbagai isu serta dinamika global yang berkembang pesat. Pernyataan itu disampaikan Teddy dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu, 11 April.
Menurut Teddy, penegasan tersebut bertujuan memberikan gambaran objektif mengenai kinerja pemerintah. Ia menyebut terdapat sejumlah fakta yang dinilai menunjukkan keberhasilan dalam menjaga stabilitas nasional, termasuk pada aspek ekonomi dan sosial yang menjadi perhatian masyarakat.
Teddy menyatakan pemerintah telah mengambil langkah-langkah strategis untuk memastikan kesejahteraan masyarakat. Ia juga mengajak publik mendukung upaya pembangunan yang dijalankan pemerintah.
Dalam bidang ekonomi, Teddy menyoroti keputusan pemerintah untuk tidak menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi. Kebijakan itu diambil di tengah tekanan global yang membuat sejumlah negara mengalami kenaikan harga energi. Ia menilai langkah tersebut mencerminkan keberpihakan pemerintah kepada masyarakat sekaligus menjadi indikator upaya menjaga stabilitas ekonomi.
Teddy menambahkan, stabilnya harga BBM subsidi berpengaruh terhadap daya beli karena membantu mengendalikan beban pengeluaran rumah tangga. Ia juga menyebut kondisi ekonomi nasional secara keseluruhan tetap menunjukkan tren positif, dengan sejumlah indikator yang mengarah pada optimisme. Stabilitas harga BBM subsidi dinilai penting untuk menjaga inflasi dan kelangsungan aktivitas ekonomi, sementara pemerintah terus berupaya mencari solusi terbaik menghadapi tantangan ekonomi global.
Selain itu, Teddy menyinggung kelancaran pelaksanaan dua periode Lebaran terakhir selama masa pemerintahan Presiden Prabowo. Ia menyebut situasi di lapangan menunjukkan stabilitas harga kebutuhan pokok serta terjaminnya ketersediaan barang.
Teddy juga menilai kelancaran arus mudik sebagai bukti kinerja pemerintah yang terukur dan dirasakan masyarakat. Menurutnya, kondisi tersebut mencerminkan koordinasi antarlembaga yang berjalan baik serta kesiapan menghadapi lonjakan permintaan. Ia menyebut keberhasilan itu didukung perencanaan yang matang dan pengawasan distribusi barang, sebagai bagian dari komitmen pemerintah memastikan kenyamanan dan keamanan masyarakat pada momen hari raya.
Di tengah maraknya berbagai opini yang berkembang, Teddy mengingatkan pentingnya penyampaian informasi berbasis data dan fakta, bukan asumsi yang berpotensi menimbulkan keresahan publik. Ia menekankan akurasi informasi menjadi kunci dalam membangun kepercayaan masyarakat.
Teddy menyatakan pemerintah terbuka terhadap kritik dan masukan, namun menekankan kritik perlu disampaikan secara konstruktif dan tidak menyesatkan publik. Ia menilai perbedaan pendapat merupakan hal wajar dalam demokrasi, tetapi tetap perlu disertai tanggung jawab untuk menjaga optimisme dan persatuan nasional.