Pada Maret 2026, pasar saham Indonesia mengalami tekanan setelah sebulan konflik di Iran. Dalam periode tersebut, seluruh sektor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) tercatat mengalami penurunan.
Situasi ini mencerminkan melemahnya kinerja lintas sektor di tengah meningkatnya ketidakpastian yang menyertai perkembangan konflik. Tekanan terjadi secara menyeluruh, sehingga tidak ada sektor yang mencatatkan penguatan selama periode yang disebutkan.
Namun, rincian besaran penurunan per sektor maupun data pergerakan indeks selama periode tersebut tidak disertakan dalam informasi yang tersedia.