Indeks saham Jepang menguat tajam setelah Amerika Serikat dan Iran menyepakati gencatan senjata selama dua minggu. Kesepakatan tersebut diharapkan dapat menghentikan kampanye militer Amerika-Israel dengan imbalan pembukaan kembali Selat Hormuz oleh Teheran.
Hingga pukul 09.06 waktu Tokyo, indeks Topix melonjak 3,3% ke level 3.773,70. Sementara itu, indeks Nikkei naik 4,1% ke posisi 55.624,89.
Mitsubishi UFJ Financial Group Inc tercatat menjadi kontributor terbesar bagi penguatan Topix setelah sahamnya naik 3,9%. Dari 1.652 saham yang tercakup dalam indeks tersebut, sebanyak 1.514 saham menguat, 39 saham melemah, dan 99 saham tidak berubah.
Di pasar valuta asing, yen terpantau menguat terhadap dolar AS menyusul penundaan serangan tersebut.
Kepala strategi pasar di Sumitomo Mitsui DS Asset Management, Masahiro Ichikawa, menilai langkah Presiden Donald Trump yang memasukkan pembukaan kembali Selat Hormuz sebagai syarat gencatan senjata sebagai hal yang “mengejutkan.”