Parlemen Rusia telah mengadopsi undang-undang untuk melakukan percobaan pengenalan perbankan Islam di empat wilayah, yakni Dagestan, Chechnya, Bashkortostan, dan Tatarstan. Berdasarkan laporan TASS, eksperimen tersebut dijadwalkan berlangsung mulai 1 September 2023 hingga 1 September 2025, dengan kemungkinan durasi diperpanjang.
Perbankan Islam mengacu pada penyediaan layanan keuangan yang mematuhi prinsip syariah. Salah satu ketentuan pentingnya adalah larangan pengenaan persentase atau biaya tetap untuk pinjaman. Namun, undang-undang yang diadopsi memungkinkan pengumpulan remunerasi yang bersifat variabel, bergantung pada hasil transaksi.
Uji coba ini juga mencakup pembentukan dewan khusus di Bank Sentral Rusia. Dewan tersebut berfungsi sebagai lembaga arbitrase untuk menilai apakah keputusan bank tertentu sesuai dengan prinsip syariah.