Tingkat risiko kredit macet (non-performing loan/NPL) pada industri fintech lending tercatat naik menjadi 4,54% per Februari 2026. Kenaikan ini menunjukkan porsi pembiayaan bermasalah di sektor pinjaman berbasis teknologi tersebut berada pada level yang lebih tinggi dibanding periode sebelumnya.
Data tersebut menjadi salah satu indikator yang diperhatikan pelaku industri dan pemangku kepentingan dalam menilai kesehatan penyaluran pembiayaan fintech lending. Perubahan tingkat risiko kredit macet dapat mencerminkan dinamika kemampuan bayar peminjam, kebijakan penyaluran kredit, serta kondisi ekonomi yang memengaruhi kualitas portofolio pembiayaan.
Meski demikian, informasi rinci mengenai faktor pendorong kenaikan, perbandingan dengan bulan sebelumnya, maupun respons regulator dan pelaku industri tidak tercantum dalam data yang tersedia.