Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto tiba di Bandara Vnukovo-2, Moskow, Federasi Rusia, pada Senin (13/4) pukul 07.45 waktu setempat. Kedatangan Presiden menandai dimulainya kunjungan kerja yang bertujuan memperkuat hubungan bilateral Indonesia dan Rusia di tengah dinamika global.
Berdasarkan keterangan resmi yang diterima di Jakarta pada hari yang sama, kunjungan tersebut disebut sebagai wujud komitmen Indonesia untuk terus mempererat hubungan bilateral sekaligus meningkatkan kerja sama strategis dengan Rusia.
Setibanya di bandara, Presiden Prabowo disambut oleh Deputy Foreign Minister Rusia Andrey Rudenko, Director of State Protocol Department Rusia Igor Bogdashev, Duta Besar Republik Indonesia untuk Federasi Rusia Jose Tavares, serta Atase Pertahanan RI di Moskow Marsma TNI Budi Susilo.
Selama berada di Moskow, Presiden dijadwalkan bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. Pertemuan itu diharapkan menjadi momentum strategis untuk mempererat kemitraan kedua negara, terutama di bidang energi dan sektor-sektor prioritas lainnya.
Kunjungan ini juga disebut mencerminkan langkah aktif diplomasi Indonesia dalam membangun kemitraan yang saling menguntungkan dengan negara-negara sahabat. Pemerintah Indonesia memandang Rusia sebagai mitra penting dalam mendukung stabilitas dan pertumbuhan ekonomi global.
Sebelumnya, Presiden Prabowo bersama rombongan terbatas lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Minggu (12/4) pukul 23.10 WIB. Dalam penerbangan menuju Rusia, Presiden didampingi Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Pemerintah menyatakan langkah diplomasi tersebut menegaskan komitmen Indonesia untuk tetap aktif, konstruktif, dan berorientasi pada kepentingan nasional dalam pergaulan internasional.