BERITA TERKINI
Penerimaan Pajak Awal 2026 Naik 30,4%, Menkeu Ungkap Respons Presiden Prabowo

Penerimaan Pajak Awal 2026 Naik 30,4%, Menkeu Ungkap Respons Presiden Prabowo

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan respons Presiden Prabowo Subianto atas lonjakan penerimaan pajak pada awal 2026. Purbaya menyampaikan, penerimaan pajak pada Januari–Februari 2026 tumbuh 30,4% secara tahunan (year on year/yoy) dengan nilai mencapai Rp245,1 triliun.

Dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI pada Senin (6/4/2026), Purbaya mengatakan komentar Presiden Prabowo muncul secara spontan saat menerima laporan tersebut.

“Waktu saya laporkan ke Bapak Presiden, komentar dia ‘wah sudah pada takut ya?’ Jadi orang pajak takut nyeleweng, masyarakat juga sepertinya lebih disiplin,” ujar Purbaya.

Purbaya menilai kenaikan penerimaan pajak mencerminkan perbaikan, baik dari sisi internal aparat pajak maupun tingkat kepatuhan masyarakat. Ia juga menyebut kinerja pegawai Direktorat Jenderal Pajak dinilai lebih baik dibanding tahun-tahun sebelumnya, yang menurutnya menjadi sinyal positif bagi upaya meningkatkan kredibilitas sistem perpajakan.

“Ini suatu hal yang menunjukkan bahwa memang ada perbaikan di perekonomian kita dan juga kerja orang pajak lebih baik dibanding tahun-tahun sebelumnya,” kata Purbaya.

Tren penguatan penerimaan pajak, menurut data Kementerian Keuangan, berlanjut hingga Maret 2026. Sepanjang kuartal I-2026, penerimaan pajak tercatat mencapai Rp394,8 triliun atau meningkat 20,7% yoy dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Purbaya menegaskan, capaian tersebut turut menjaga stabilitas fiskal di tengah ketidakpastian global. “Di tengah gejolak global yang terus berlangsung, kinerja APBN triwulan I-2026 mampu berfungsi sebagai shock absorber sekaligus mendukung agenda pembangunan dengan risiko terkendali. Penerimaan pajak tumbuh kuat 20,7% yoy,” tuturnya.

Pemerintah memandang tren ini sebagai modal untuk menjaga kesehatan APBN sekaligus mendukung pembiayaan program pembangunan nasional. Dengan peningkatan kepatuhan dan perbaikan tata kelola, penerimaan pajak diharapkan tetap menjadi tulang punggung pendapatan negara di tengah tantangan ekonomi global yang masih berlanjut.