BERITA TERKINI
Pemprov Kaltara Dorong Lulusan UBT Adaptif Hadapi Transformasi Digital dan Tantangan Global

Pemprov Kaltara Dorong Lulusan UBT Adaptif Hadapi Transformasi Digital dan Tantangan Global

Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara menekankan pentingnya kesiapan lulusan perguruan tinggi dalam menghadapi era transformasi digital serta dinamika global yang semakin kompleks. Wisuda dipandang bukan sekadar seremoni akademik, melainkan titik awal bagi generasi muda untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah dan bangsa.

Mewakili Gubernur Kalimantan Utara Zainal Arifin Paliwang, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Kaltara, Bustan, menyampaikan ucapan selamat kepada wisudawan dan wisudawati Universitas Borneo Tarakan (UBT) pada Wisuda ke-42 tahun 2026. Pernyataan itu disampaikan pada Kamis (9/4/2026).

Dalam sambutannya, Bustan menegaskan capaian para lulusan merupakan hasil dari proses panjang yang dijalani dengan dedikasi, kerja keras, ketekunan, serta doa. Ia berharap gelar akademik dan pengetahuan yang diperoleh dapat menjadi bekal untuk memberi manfaat bagi diri sendiri, keluarga, masyarakat, dan bangsa.

Ia juga mengingatkan bahwa wisuda bukan akhir dari proses belajar. Menurutnya, kelulusan menjadi awal perjalanan untuk terus mengembangkan diri dan menghadirkan kontribusi nyata melalui kerja di tengah masyarakat.

Bustan menyoroti perubahan besar pada era digital yang membuat dunia kerja menuntut kemampuan adaptasi tinggi, kreativitas, dan kolaborasi lintas sektor. Karena itu, ia mendorong lulusan tidak hanya menguasai ilmu pengetahuan secara akademik, tetapi juga memiliki soft skill, literasi digital, serta semangat kewirausahaan agar mampu bersaing secara global.

Ia menyebut generasi muda Kalimantan Utara memiliki peran strategis menghadapi berbagai tantangan, mulai dari disrupsi teknologi, perubahan iklim, hingga dinamika ekonomi global. Sebagai bentuk komitmen, Pemprov Kaltara, kata dia, terus mendorong pembangunan sumber daya manusia melalui program beasiswa Kaltara Unggul, penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi, dunia industri, dan pemerintah, serta peningkatan literasi digital dan pengembangan ekonomi kreatif bagi generasi muda.

Selain aspek kompetensi, Bustan menekankan pendidikan tinggi juga berorientasi pada pembentukan karakter, integritas, dan kepedulian sosial. Menurutnya, daerah membutuhkan sarjana yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga jujur, rendah hati, mampu bekerja sama, dan memiliki semangat pengabdian kepada masyarakat.

Pada kesempatan itu, ia menyampaikan apresiasi kepada Rektor UBT beserta civitas akademika, dosen, dan tenaga kependidikan atas dedikasi dalam mendidik generasi muda Kalimantan Utara. Ia juga mengapresiasi para lulusan berprestasi yang dinilainya dapat menjadi contoh bagi mahasiswa lainnya.

Bustan menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, dan masyarakat sebagai kunci mendorong kemajuan daerah, terutama dalam menghadapi tantangan pembangunan ke depan. Ia menambahkan, pembangunan infrastruktur yang terus didorong perlu diimbangi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia agar hasil pembangunan dapat dirasakan secara maksimal.

Ia menyatakan optimistis Kalimantan Utara dapat terus berkembang menjadi provinsi yang maju, sejahtera, berdaya saing, dan berkelanjutan. Kepada para wisudawan dan wisudawati, Bustan berpesan agar terus berkarya, tetap rendah hati, dan tidak berhenti berjuang meraih cita-cita demi kemajuan daerah dan bangsa, serta berkontribusi dalam transformasi Kalimantan Utara sebagai beranda terdepan NKRI.