Pekanbaru — Polres Kampar menggelar panen raya jagung pipil kuartal I tahun 2026 di area agroforestri Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD) Rantau Kasih Bersatu, Desa Rantau Kasih, Kecamatan Kampar Kiri Hilir, Kabupaten Kampar, Selasa (8/4/2026). Kegiatan ini didukung PT Nusa Prima Makmur (NPM) dan PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), serta melibatkan LPHD Rantau Kasih Bersatu.
Panen raya tersebut disebut sebagai wujud kolaborasi antara aparat penegak hukum, sektor swasta, dan masyarakat dalam mendukung program swasembada pangan nasional, sekaligus penguatan ketahanan dan kemandirian pangan.
Sejumlah pejabat dan perwakilan pemangku kepentingan hadir dalam kegiatan ini, antara lain Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang, Camat Kampar Kiri Hilir Drs. H. Abukhari, Kepala Desa Rantau Kasih Ajisman, Deputy Operations Director NPM Robert Siahaan, External Security Manager RAPP Eddy Rio Nardi, serta pengurus LPHD Rantau Kasih Bersatu.
Program panen jagung ini merupakan bagian dari implementasi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan ketahanan pangan sebagai salah satu prioritas pembangunan nasional. Dalam kerangka tersebut, pemerintah mendorong peningkatan produksi pangan dalam negeri melalui optimalisasi lahan, penerapan praktik pertanian berkelanjutan, serta penguatan peran masyarakat sebagai pelaku utama sektor pertanian.
Selain mendukung peningkatan produksi, program ini juga diarahkan untuk mendorong transformasi ekonomi berbasis desa. Pertanian diposisikan tidak hanya sebagai aktivitas produksi, tetapi juga sebagai sumber pertumbuhan ekonomi lokal yang diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan memperkuat ketahanan sosial di tingkat desa.
Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang mengatakan keterlibatan Polri dalam sektor pertanian merupakan bagian dari dukungan terhadap program strategis nasional, terutama dalam menjaga stabilitas pangan dan ekonomi masyarakat.
“Terima kasih kepada manajemen PT NPM dan PT RAPP serta seluruh pemangku kepentingan yang terlibat. Melalui sinergi ini diharapkan dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat, tidak hanya dalam meningkatkan hasil pertanian, tetapi juga dalam mendorong kesejahteraan,” ujarnya.
Deputy Operations Director NPM Robert Siahaan menyampaikan komitmen perusahaan untuk mendukung pengembangan sektor pertanian melalui penyediaan sarana produksi dan pendampingan teknis. Menurutnya, langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan produktivitas sekaligus memperkuat kapasitas petani secara berkelanjutan.
Sementara itu, dukungan RAPP disebut berperan dalam keberhasilan program, khususnya melalui pendekatan pemberdayaan masyarakat dan penguatan ekonomi berbasis desa. Melalui program sosial dan kemitraan, RAPP mendorong terciptanya ekosistem pertanian yang produktif dan berkelanjutan.
Dalam catatan kegiatan tahun 2026, RAPP juga telah mendukung program serupa di dua kabupaten di Provinsi Riau, yakni Pelalawan dan Siak, melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah, aparat, serta mitra masyarakat melalui kelompok tani dalam pengembangan komoditas jagung pipil.
Melalui panen raya jagung ini, para pihak berharap sinergi lintas sektor dapat terus diperkuat untuk mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional. Inisiatif tersebut juga diharapkan menjadi model kolaborasi berkelanjutan dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat dari tingkat desa hingga nasional.