BERITA TERKINI
OJK: Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Terjaga Meski Ketidakpastian Global Meningkat

OJK: Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Terjaga Meski Ketidakpastian Global Meningkat

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan stabilitas sektor jasa keuangan Indonesia tetap terjaga di tengah meningkatnya ketidakpastian global. Penegasan ini disampaikan dalam hasil Rapat Dewan Komisioner Bulanan OJK yang digelar pada 1 April 2026.

OJK menjelaskan, ketidakpastian global dipicu eskalasi konflik geopolitik di kawasan Timur Tengah yang berdampak pada terganggunya distribusi energi dunia dan meningkatnya volatilitas pasar keuangan. Kondisi tersebut turut mendorong kenaikan harga energi serta mempersempit ruang kebijakan moneter global.

Di tengah tekanan global, perekonomian domestik Indonesia dinilai masih menunjukkan kinerja yang relatif solid. Inflasi inti tercatat menurun, sementara konsumsi masyarakat tetap kuat, tercermin dari pertumbuhan penjualan ritel yang diperkirakan mencapai 6,89% secara tahunan. Sektor manufaktur juga disebut masih berada dalam fase ekspansi dan neraca perdagangan mencatatkan surplus.

Namun, pada sektor pasar modal, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami koreksi dan ditutup pada level 7.048,22 pada akhir Maret 2026 seiring meningkatnya ketidakpastian global. Investor asing juga tercatat melakukan aksi jual bersih (net sell), yang mencerminkan sikap wait and see pelaku pasar.

Di sisi perbankan, OJK melaporkan kinerja yang tetap positif. Pertumbuhan kredit tercatat sebesar 9,37% secara tahunan pada Februari 2026. Likuiditas dan permodalan juga dinilai kuat, dengan rasio kecukupan modal (CAR) mencapai 25,83%, jauh di atas ketentuan minimum.

Sementara itu, industri keuangan non-bank seperti asuransi dan dana pensiun juga menunjukkan pertumbuhan. Total aset asuransi meningkat 6,80% secara tahunan, sedangkan aset dana pensiun tumbuh 12,52%.

OJK menegaskan akan terus memperkuat pengawasan dan penegakan hukum di seluruh sektor jasa keuangan guna menjaga stabilitas sistem keuangan serta melindungi konsumen.