BERITA TERKINI
OJK Latih Penyuluh Agama di Ciamis Jadi Agen Edukasi Keuangan untuk Cegah Aktivitas Ilegal

OJK Latih Penyuluh Agama di Ciamis Jadi Agen Edukasi Keuangan untuk Cegah Aktivitas Ilegal

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tasikmalaya memberikan pelatihan khusus kepada penyuluh agama di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, untuk memperkuat peran mereka sebagai agen edukasi keuangan bagi masyarakat. Langkah ini ditujukan agar masyarakat lebih terlindungi dari aktivitas keuangan ilegal.

Kepala OJK Tasikmalaya Nofa Hermawati mengatakan penyuluh agama didorong menjadi garda terdepan dalam menyebarluaskan edukasi keuangan kepada masyarakat. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya OJK memperluas jangkauan edukasi keuangan sekaligus meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap aktivitas keuangan ilegal.

Ia menjelaskan program pelatihan di Ciamis merupakan tindak lanjut dari kegiatan serupa yang sebelumnya telah dilakukan di Kota Tasikmalaya, dengan tujuan menjangkau masyarakat secara lebih luas.

Nofa menilai penyuluh agama memiliki peran strategis karena dekat dengan masyarakat dan memiliki pengaruh, sehingga dapat menjadi saluran efektif untuk menyampaikan edukasi keuangan. Dengan jangkauan yang luas, ia berharap terjadi efek berantai yang mampu meningkatkan literasi keuangan masyarakat.

Melalui penguatan kapasitas penyuluh agama, OJK berharap masyarakat semakin memahami pengelolaan keuangan yang sehat, mampu memilih produk dan layanan jasa keuangan sesuai kebutuhan serta kemampuan, dan menghindari berbagai aktivitas keuangan ilegal yang merugikan.

Nofa juga menekankan pentingnya penguatan sinergi dengan Kementerian Agama dan para pemangku kepentingan. Ia berharap kerja sama tersebut dapat membuat masyarakat semakin cakap keuangan, mampu mengambil keputusan keuangan yang tepat, serta terhindar dari aktivitas keuangan ilegal.

Sementara itu, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Ciamis Asep Lukman Hakim menyampaikan edukasi keuangan merupakan bagian penting dalam pembinaan masyarakat. Ia menilai kedekatan penyuluh agama dengan warga menjadi cara efektif untuk menyampaikan informasi, tidak hanya terkait nilai keagamaan, tetapi juga membangun kecakapan masyarakat dalam mengelola keuangan.

Asep menambahkan Kementerian Agama Ciamis berencana mengintegrasikan materi edukasi keuangan ke dalam program pembekalan pranikah bagi calon pengantin. Menurutnya, langkah ini dilakukan untuk membangun kesiapan pengelolaan keuangan keluarga sejak dini.