BERITA TERKINI
OJK dan Kemenag Libatkan Penyuluh Agama untuk Perluas Literasi Keuangan di Ciamis

OJK dan Kemenag Libatkan Penyuluh Agama untuk Perluas Literasi Keuangan di Ciamis

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tasikmalaya menggencarkan upaya peningkatan literasi keuangan masyarakat dengan melibatkan penyuluh agama sebagai mitra strategis. Inisiatif ini diwujudkan melalui kegiatan Training of Trainers (ToT) Edukasi Keuangan bagi penyuluh agama se-Kabupaten Ciamis.

Program tersebut menjadi bagian dari strategi OJK untuk memperluas jangkauan edukasi keuangan sekaligus meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap maraknya aktivitas keuangan ilegal. Kegiatan ini juga merupakan kelanjutan dari ToT serupa yang sebelumnya digelar di Kota Tasikmalaya dan dinilai menunjukkan potensi besar penyuluh agama dalam menjangkau masyarakat secara luas.

ToT yang berlangsung di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ciamis pada Selasa ini dihadiri Anggota DPRD Komisi A Kabupaten Ciamis Mohamad Ijudin, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Ciamis Asep Lukman Hakim, serta Kepala OJK Tasikmalaya Nofa Hermawati.

Kepala OJK Tasikmalaya, Nofa Hermawati, menilai penyuluh agama memiliki posisi strategis sebagai opinion leader yang dekat dengan masyarakat, sehingga dinilai efektif untuk menyampaikan edukasi keuangan.

“Melalui ToT ini, kami mendorong penyuluh agama menjadi garda terdepan dalam menyebarluaskan edukasi keuangan. Dengan jangkauan yang luas, diharapkan tercipta multiplier effect yang mampu meningkatkan literasi keuangan masyarakat,” ujarnya.

Menurut Nofa, peningkatan kapasitas penyuluh agama diharapkan dapat mendorong masyarakat memahami pengelolaan keuangan yang sehat, lebih bijak dalam memilih produk dan layanan jasa keuangan sesuai kebutuhan serta kemampuan, sekaligus menghindari praktik keuangan ilegal yang merugikan.

Kepala Kementerian Agama Kabupaten Ciamis, Asep Lukman Hakim, juga menekankan pentingnya edukasi keuangan dalam pembinaan masyarakat. Ia menyebut kedekatan penyuluh agama dengan warga menjadikan mereka saluran yang efektif untuk menanamkan kebiasaan pengelolaan keuangan yang lebih baik.

Sebagai tindak lanjut kolaborasi, OJK Tasikmalaya bersama Kementerian Agama Kabupaten Ciamis berencana mengintegrasikan materi edukasi keuangan ke dalam program pembekalan pranikah bagi calon pengantin. Langkah ini diharapkan dapat membangun kesiapan pengelolaan keuangan keluarga sejak dini.

Dalam kegiatan tersebut, para penyuluh agama dibekali pemahaman mengenai produk dan layanan jasa keuangan, peningkatan kewaspadaan terhadap aktivitas keuangan ilegal, serta kemampuan memilih produk keuangan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Materi disampaikan oleh narasumber dari OJK Tasikmalaya, Bank BJB Kantor Pusat, dan PT Permodalan Nasional Madani Regional Tasikmalaya 2.

OJK Tasikmalaya menyatakan akan terus memperkuat sinergi dengan Kementerian Agama dan berbagai pemangku kepentingan agar masyarakat semakin cakap secara finansial, mampu mengambil keputusan keuangan yang tepat, serta terhindar dari aktivitas keuangan ilegal.