Minat generasi muda terhadap aset kripto terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Seiring tren tersebut, penguatan literasi dinilai diperlukan agar pertumbuhan investasi tidak semata didorong euforia, melainkan disertai pemahaman risiko.
Dalam konteks itu, bursa kripto CFX bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggelar edukasi aset kripto untuk mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI) di Depok, Kamis (9/4/2026). Kegiatan ini ditujukan untuk memperkuat pemahaman mahasiswa mengenai aset kripto dan ekosistem keuangan digital.
Berdasarkan kajian LPEM FEB UI pada 2025, mayoritas pemilik aset keuangan digital berasal dari kelompok usia di bawah 35 tahun. Temuan tersebut menempatkan generasi muda sebagai pendorong utama pertumbuhan ekosistem keuangan digital nasional.
Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto OJK, Adi Budiarso, menekankan bahwa literasi merupakan fondasi penting dalam pengembangan industri. Menurutnya, tanggung jawab regulator, pelaku usaha, dan akademisi bukan hanya mempercepat adopsi, tetapi juga memastikan konsumen tidak sekadar mengikuti tren atau terbawa rasa takut ketinggalan (FOMO), serta memperoleh perlindungan yang memadai.
Direktur Utama CFX, Subani, menyatakan edukasi dibutuhkan untuk menjaga keseimbangan antara pertumbuhan industri dan perlindungan konsumen. Ia menyebut program CFX Connect sebagai bentuk kolaborasi lintas sektor untuk meningkatkan literasi aset kripto di kalangan mahasiswa, sekaligus mengawal pertumbuhan industri aset kripto di Indonesia.
Program literasi tersebut turut dilengkapi kompetisi analisis pasar keuangan digital yang melibatkan mahasiswa. Kegiatan ini dimaksudkan sebagai penguatan pemahaman praktis terhadap dinamika pasar.
Manajer Kemahasiswaan FEB UI, Anna Amalyah Agus, menilai kolaborasi antara regulator, akademisi, dan pelaku industri penting agar pengembangan ekosistem tetap terarah. Ia berharap inisiatif ini dapat memberi dampak positif dan menjadi langkah awal menghadirkan pusat investasi berbasis kripto di lingkungan kampus.
Melalui rangkaian edukasi tersebut, partisipasi masyarakat di pasar kripto diharapkan tidak hanya dipicu tren, tetapi juga didasari pemahaman risiko serta strategi investasi yang lebih terukur.