BERITA TERKINI
OJK Catat 53 Rencana Penawaran Umum hingga Maret 2026, 15 Siap IPO

OJK Catat 53 Rencana Penawaran Umum hingga Maret 2026, 15 Siap IPO

Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat terdapat 53 rencana penawaran umum dalam pipeline hingga 31 Maret 2026. Dari jumlah tersebut, 15 di antaranya merupakan rencana penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO).

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi menyatakan pasar modal tetap menjadi sumber pendanaan strategis bagi korporasi. Hingga akhir Maret 2026, nilai penghimpunan dana (fundraising) korporasi di pasar modal secara year to date mencapai Rp51,96 triliun.

Dalam kesempatan yang sama, OJK juga menyampaikan perkembangan pipeline IPO di Bursa Efek Indonesia (BEI). Per 27 Maret 2026, terdapat 12 perusahaan yang bersiap melantai di bursa.

Salah satu perusahaan yang dijadwalkan mencatatkan saham adalah PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA), yang direncanakan melantai pada Jumat, 10 April 2026. Perusahaan ini disebut akan menjadi emiten pertama yang melakukan IPO pada tahun tersebut.

Selain IPO, OJK mencatat perkembangan penghimpunan dana melalui skema securities crowdfunding (SCF) untuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Hingga akhir Maret 2026, dana yang terhimpun melalui SCF mencapai Rp18,07 miliar.

Di sisi lain, aktivitas perdagangan produk keuangan derivatif juga tercatat tetap berjalan. Volume perdagangan mencapai 34.480 lot, dengan frekuensi transaksi sebanyak 308.260 kali.

Hasan menambahkan, OJK akan terus memantau pergerakan pasar serta berkoordinasi dengan self-regulatory organization (SRO) dan pelaku usaha untuk menyiapkan langkah kebijakan yang diperlukan.