BERITA TERKINI
OJK, BEI, dan KSEI Mulai Buka Data Konsentrasi Kepemilikan Saham Tinggi Emiten

OJK, BEI, dan KSEI Mulai Buka Data Konsentrasi Kepemilikan Saham Tinggi Emiten

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mulai membuka data High Shareholding Concentration (HSC) atau konsentrasi kepemilikan saham tinggi pada emiten. HSC merupakan kondisi ketika suatu emiten hanya dimiliki oleh sedikit pihak atau pihak-pihak yang terafiliasi.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi mengatakan publikasi data tersebut akan dilakukan setelah penutupan perdagangan pada Kamis (2/4). Ia menegaskan pembukaan informasi ini tidak akan mengganggu mekanisme perdagangan pasar.

“Untuk mekanisme high shareholding concentration hari ini rencananya mulai dilakukan penyampaian publikasinya. Jadi kami putuskan, tentu tanpa mengganggu mekanisme pasar nanti setelah tutup jam perdagangan hari ini, pengumuman itu akan dilakukan bersama yakni Bursa Efek Indonesia (BEI) dan KSEI,” ujar Hasan dalam konferensi pers di Gedung BEI, Jakarta Selatan, Kamis (2/4).

Menurut Hasan, pengungkapan data HSC diharapkan dapat menjadi peringatan dini bagi investor pasar modal dalam mengambil keputusan. Ia menekankan bahwa pembukaan data ini bukan terkait pelanggaran tertentu, melainkan penyediaan informasi mengenai daftar saham yang terkonfirmasi memiliki konsentrasi kepemilikan tinggi atau dimiliki terbatas oleh sedikit pihak.

Selain itu, OJK dan Self-Regulatory Organization disebut akan melanjutkan sosialisasi sebagai bagian dari upaya keterbukaan informasi. OJK juga berencana menggelar pertemuan lanjutan dengan penyedia indeks global untuk meminta masukan, serta secara proaktif menghimpun pandangan investor terkait tingkat transparansi di pasar modal.