BERITA TERKINI
Munas X LDII Bahas Dampak Perang terhadap Ekonomi dan Serukan Penguatan Ketahanan Nasional

Munas X LDII Bahas Dampak Perang terhadap Ekonomi dan Serukan Penguatan Ketahanan Nasional

Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPP LDII) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) X di Pondok Pesantren Minhajurosyidin, Jakarta Timur, Selasa, 7 April 2026. Ketua Umum DPP LDII Chriswanto Santoso menyebut Munas menjadi forum evaluasi kepengurusan, penyusunan program organisasi, pemberian rekomendasi atas isu strategis nasional, hingga pemilihan kepengurusan baru.

Dalam Munas tersebut, Chriswanto menyinggung isu perang AS-Israel dengan Iran. Menurutnya, meski konflik berlangsung jauh dari Indonesia, dampaknya tetap dapat dirasakan di dalam negeri, terutama pada situasi ekonomi global yang bergejolak.

Ia mengatakan Munas juga menjadi momentum untuk mengajak masyarakat saling menguatkan di tengah ketidakpastian ekonomi. Chriswanto menegaskan LDII sebagai salah satu komponen bangsa perlu ikut memikirkan dampak konflik di Timur Tengah dan berkontribusi bagi Indonesia.

“Kita tetap harus survive, mereka perang kita harus tetap bisa survive, kita harus punya daya tahan apalagi asta cita kedua Bapak Presiden mencanangkan tentang ketahanan nasional,” ujar Chriswanto.

Di tengah kondisi ekonomi global yang bergejolak, Chriswanto menyampaikan apresiasi kepada pemerintah Indonesia yang tidak menaikkan harga BBM. Ia menilai kebijakan tersebut berdampak positif bagi stabilitas ekonomi warga.

“Kalau dulu banyak orang yang protes Indonesia BBM mahal, saat ini Indonesia harga BBM paling murah di negara ASEAN. Tentu ini bukan pekerjaan mudah,” kata Chriswanto. Ia juga berharap setiap individu warga LDII dapat ikut berkontribusi, meski dalam skala kecil, untuk membantu mengatasi tantangan yang ada.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Haji dan Umroh Mochamad Irfan Yusuf mengajak LDII menjadi jembatan antara kebijakan pemerintah dan masyarakat. Menurutnya, pembangunan Indonesia merupakan kerja kolektif yang tidak dapat dijalankan oleh satu pihak saja.

“Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Tidak ada satu pihak pun yang bisa berjalan sendiri. Ketika bisa berjalan bersama, maka tidak hanya kuat, tetapi juga akan dihormati dunia,” ujar Irfan yang akrab disapa Gus Irfan.

Irfan menilai tema Munas X LDII, yakni “Mengokohkan Peran LDII dalam Membangun Indonesia yang Berdaulat, Harmonis, dan Berkeadaban untuk Perdamaian Dunia”, sejalan dengan visi dan misi Presiden Prabowo. Ia menyampaikan penekanan Presiden agar Indonesia mencapai swasembada pangan, air, dan energi sehingga tidak mudah terpengaruh oleh dinamika global.

Terkait pelaksanaan haji yang disebut terdampak perang Iran dengan Israel dan AS, Irfan menyatakan pihaknya tetap berkomunikasi dengan Pemerintah Arab Saudi agar penyelenggaraan haji berjalan lancar. “Dan sampai saat ini, semua masih sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan,” ujarnya.