BERITA TERKINI
Mirae Asset: Reformasi Pasar Modal Dinilai Perkuat Keamanan Investor Ritel

Mirae Asset: Reformasi Pasar Modal Dinilai Perkuat Keamanan Investor Ritel

PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia (MASI) menilai agenda reformasi yang digulirkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), PT Bursa Efek Indonesia (BEI), dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) berpotensi memperkuat keamanan investor ritel dalam berinvestasi di pasar modal Indonesia.

Head of Retail Business Support Mirae Asset, Prisa Ngadianto, mengatakan ketentuan-ketentuan terbaru yang ditetapkan otoritas patut diikuti karena dinilai akan berdampak positif bagi pasar modal. Ia menyebut penerapan aturan baru sejauh ini masih berjalan aman dan justru meningkatkan rasa aman bagi nasabah ritel.

“So far sih rasanya masih aman, kita ngikutin aja aturan-aturan baru yang ada. Tapi itu bagus, bukan justru menghambat atau apa, justru nasabah ritel lebih secure (aman) lah ya,” ujar Prisa dalam Media Luncheon Mirae Asset di Jakarta, Selasa.

Menurut Prisa, salah satu agenda reformasi seperti pengungkapan informasi kepemilikan saham perusahaan tercatat di atas 1 persen dapat memberikan dampak positif bagi investor ritel karena menghadirkan informasi yang lebih rinci. Ia menambahkan, mayoritas investor di Mirae Asset merupakan investor ritel sehingga kebijakan tersebut dinilai membantu meningkatkan ketenangan nasabah.

“Kalau di Mirae itu banyaknya kan (investor) ritel ya, itu sebenarnya bagus untuk ritel. Jadi, sebenarnya itu juga yang bikin nasabah kita juga lumayan tenang lah,” ujarnya.

Prisa juga menyampaikan bahwa reformasi pasar modal merupakan langkah perbaikan yang dilakukan otoritas, dan beberapa negara seperti India serta Hong Kong telah lebih dulu menerapkan kebijakan serupa. Dalam konteks itu, Mirae Asset menyatakan siap mempelajari implementasi reformasi di luar negeri untuk kemudian disesuaikan dengan kondisi di Indonesia, mengingat perusahaan juga beroperasi di negara-negara tersebut.

“Jadi, kurang lebih kita langsung nanya lah ketika ada kebijakan. Di sana gimana sih dulu? Perubahannya gimana, segala macam. Kita belajar dari mereka. Kita juga ikutin lah apa yang regulator kasih,” kata Prisa.