Bank Jateng menggelar Mini Expo di Kabupaten Pekalongan yang ditujukan untuk meningkatkan literasi keuangan sekaligus mendorong pergerakan ekonomi lokal. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pekalongan, M. Yulian Akbar, mengapresiasi kegiatan tersebut dan menilai penyelenggaraannya sebagai langkah positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah.
Meski demikian, Sekda memberikan catatan agar kegiatan serupa ke depan dapat memberi dampak yang lebih luas bagi masyarakat. Ia menilai, expo tidak hanya perlu menghidupkan aktivitas di lingkungan Bank Jateng, tetapi juga dapat melibatkan pedagang dan pelaku ekonomi di sekitar lokasi kegiatan.
Ia mengusulkan agar lokasi penyelenggaraan dapat dipindahkan ke area publik yang lebih strategis, seperti Boulevard, sehingga kawasan tersebut lebih ramai dan roda ekonomi ikut bergerak. Menurutnya, pemilihan lokasi di ruang publik juga dapat mendorong aktivitas masyarakat melalui kegiatan pendukung, seperti senam bersama dan hiburan musik, yang berpotensi meningkatkan keramaian serta geliat ekonomi lokal.
Selain soal lokasi, Sekda juga menekankan pentingnya perluasan segmentasi pasar Bank Jateng. Ia menyebut, layanan Bank Jateng tidak hanya untuk aparatur sipil negara (ASN), tetapi juga perlu lebih dikenal dan dimanfaatkan oleh masyarakat umum, termasuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Dalam hal produk yang ditampilkan, ia berharap variasinya dapat diperluas. Ia menilai expo sebaiknya tidak hanya berfokus pada sektor kendaraan bermotor dan perumahan, tetapi juga menghadirkan produk lain seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR), pembiayaan rumah bersubsidi, hingga kendaraan ramah lingkungan.
Sekda juga berharap Bank Jateng terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Pekalongan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Sebagai bank milik daerah, peran Bank Jateng dinilai strategis dalam pembangunan ekonomi.
Sementara itu, Pimpinan Bank Jateng Cabang Kajen, Teguh Sri Prabowo, menjelaskan Mini Expo tersebut merupakan penyelenggaraan ketiga, sekaligus yang kedua pada tahun 2026, dalam rangka memperingati HUT ke-63 Bank Jateng.
Ia menyebut kegiatan ini digelar serentak di 36 cabang Bank Jateng yang tersebar di Jawa Tengah, Yogyakarta, hingga Jakarta. Menurutnya, kegiatan ini bertujuan memperluas pangsa pasar serta memperkenalkan berbagai produk dan layanan kepada masyarakat.
“Melalui expo ini, kami ingin memperluas pasar dan menunjukkan bahwa Bank Jateng tidak hanya untuk ASN atau PNS, tetapi juga untuk seluruh masyarakat,” kata Teguh.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga mendukung program nasional pembangunan tiga juta rumah yang dinilai berdampak pada pertumbuhan sektor riil dan pembukaan lapangan kerja. Selain itu, pembiayaan kendaraan yang ditawarkan diharapkan dapat meningkatkan pendapatan daerah melalui pajak opsen.