BERITA TERKINI
Mengenal Jurusan Ilmu Ekonomi dan Prospek Karier Lulusannya di Berbagai Sektor

Mengenal Jurusan Ilmu Ekonomi dan Prospek Karier Lulusannya di Berbagai Sektor

Ilmu Ekonomi kerap disamakan dengan Manajemen atau Akuntansi. Padahal, cakupan kajian Ilmu Ekonomi lebih luas dan bersifat mendasar karena berfokus pada analisis “gambaran besar” mengenai bagaimana individu, perusahaan, hingga negara mengalokasikan sumber daya yang terbatas.

Jika Akuntansi menitikberatkan pada pencatatan keuangan perusahaan dan Manajemen berkaitan dengan pengelolaan operasional bisnis, Ilmu Ekonomi mempelajari dinamika ekonomi dari sisi mikroekonomi maupun makroekonomi. Mahasiswa dilatih berpikir kritis, menganalisis data empiris, serta memahami berbagai fenomena ekonomi yang memengaruhi masyarakat dan pasar.

Dengan kemampuan analisis yang kuat, lulusan Ilmu Ekonomi memiliki peluang kerja di sejumlah sektor strategis. Berikut beberapa bidang yang disebutkan sebagai prospek karier bagi lulusan Ilmu Ekonomi.

1. Analis ekonomi
Analis ekonomi bertugas memantau indikator makroekonomi, meneliti tren pasar, serta menyusun proyeksi atau peramalan kondisi ekonomi. Peran ini dibutuhkan di lembaga seperti bank sentral, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), maupun perusahaan investasi.

2. Analis kebijakan publik
Lulusan Ilmu Ekonomi juga dapat berkarier sebagai analis kebijakan publik, termasuk di instansi seperti Bappenas, Kementerian Keuangan, atau dinas di daerah. Tugasnya antara lain merumuskan dan mengevaluasi kebijakan publik, seperti pajak, subsidi, hingga program pengentasan kemiskinan.

3. Analis kredit dan risiko
Di sektor perbankan dan lembaga keuangan, posisi analis kredit dan risiko berfokus pada penilaian kelayakan finansial pihak yang mengajukan pinjaman serta memperkirakan risiko gagal bayar, terutama dalam situasi ekonomi yang berfluktuasi.

4. Konsultan bisnis dan strategi
Lulusan Ilmu Ekonomi juga dapat bekerja sebagai konsultan bisnis untuk menilai kelayakan ekonomi suatu wilayah, daya beli masyarakat, hingga stabilitas ekonomi setempat. Kajian ini dibutuhkan, misalnya, saat perusahaan mempertimbangkan ekspansi ke daerah atau negara baru.

5. Peneliti ekonomi di lembaga think tank
Bagi yang berminat pada riset, jalur peneliti di lembaga think tank menjadi salah satu opsi. Peran peneliti meliputi penyusunan kajian ekonomi, publikasi, serta pemberian masukan berbasis riset kepada pemangku kebijakan.

Dalam artikel tersebut juga disebutkan adanya program S1 Ekonomi Pembangunan di Universitas Negeri Semarang (UNNES) di bawah Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB), yang disebut telah terakreditasi unggul dan memiliki kurikulum yang terkait dengan riset, kebijakan publik, serta tren ekonomi digital. Selain itu, disampaikan pula informasi bahwa pendaftaran UTBK-SNBT 2026 disebut akan ditutup pada 7 April 2026.