BERITA TERKINI
KNEKS Nilai Pembiayaan Keuangan Syariah ke Industri Halal Masih Minim

KNEKS Nilai Pembiayaan Keuangan Syariah ke Industri Halal Masih Minim

Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) menilai integrasi antara sistem serta lembaga keuangan syariah di Indonesia dengan industri halal dalam negeri masih belum kuat. Kondisi ini terlihat dari realisasi pembiayaan yang disalurkan lembaga keuangan syariah kepada industri halal.

Direktur Infrastruktur Ekonomi Syariah KNEKS, Sutan Emir Hidayat, mengatakan potensi industri dan ekonomi halal di Indonesia cukup besar, namun dukungan pembiayaan dari industri keuangan syariah dinilai masih kurang.

Menurut Emir, secara konsep industri halal semestinya dibiayai oleh keuangan syariah, sementara keuangan syariah seharusnya membiayai aktivitas yang halal. Namun, ia menyebut hal tersebut belum terjadi di Indonesia.

Pernyataan itu disampaikan Emir dalam Forum Ekonomi Syariah yang diselenggarakan CNNIndonesia pada Kamis (9/4).

Selain persoalan pembiayaan, Emir juga menyoroti masih lebarnya kesenjangan antara tingkat literasi dan inklusi keuangan syariah di Indonesia. Ia menyebut literasi keuangan syariah masyarakat telah mencapai 43 persen, tetapi tingkat inklusinya baru 13 persen.

Emir menyatakan perlunya upaya untuk meningkatkan penerapan prinsip syariah dalam aktivitas ekonomi masyarakat agar integrasi antara lembaga keuangan syariah dan industri halal dapat tercapai, sekaligus mendorong perbaikan literasi dan inklusi.