Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyiapkan skema reward serta prioritas program bagi perusahaan yang memfasilitasi sertifikasi kompetensi peserta Magang Nasional atau MagangHub. Kebijakan ini ditujukan agar pemagangan tidak hanya memberikan pengalaman kerja, tetapi juga menghasilkan tenaga kerja dengan pengakuan kompetensi melalui sertifikasi.
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyatakan integrasi program pemagangan dengan sertifikasi kompetensi menjadi strategi penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Ia menegaskan pemerintah ingin memastikan peserta magang memperoleh pengakuan resmi atas kompetensinya melalui sertifikasi.
Yassierli juga menekankan peran strategis dunia usaha dalam menyiapkan tenaga kerja siap pakai. Karena itu, perusahaan yang aktif mendukung sertifikasi peserta magang akan mendapatkan apresiasi berupa reward dan prioritas dalam berbagai program ketenagakerjaan.
Direktur Jenderal Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kemnaker Darmawansyah mengatakan langkah tersebut sekaligus memastikan peserta memperoleh standar kompetensi yang sesuai kebutuhan industri. Menurutnya, sertifikasi menjadi bukti penting bagi peserta saat memasuki dunia kerja.
Saat ini, program pemagangan nasional diikuti sekitar 100 ribu peserta yang tersebar di berbagai sektor. Pemerintah berharap penguatan kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha dapat menghasilkan tenaga kerja yang kompeten, adaptif, dan berdaya saing.