BERITA TERKINI
Indonesia Dinilai Perlu Kebijakan Tepat Sasaran untuk Antisipasi Ketidakpastian Global

Indonesia Dinilai Perlu Kebijakan Tepat Sasaran untuk Antisipasi Ketidakpastian Global

Ketidakpastian global yang dipicu konflik geopolitik, perang dagang, hingga gangguan rantai pasok dinilai menjadi tantangan serius bagi perekonomian, termasuk Indonesia. Pemerintah diimbau mampu merancang kebijakan fiskal dan moneter yang tepat agar dampaknya tidak meluas.

Kepala Riset Tim Riset Pembangunan Grup World Bank, Aaditya Mattoo, mengatakan tekanan global saat ini datang secara berlapis. Menurut dia, sumber tekanan tersebut mencakup konflik di Timur Tengah, pembatasan perdagangan, hingga meningkatnya tarif di berbagai negara.

“Ketidakpastian ini bukan hanya berasal dari satu faktor, tetapi kombinasi konflik, restriksi perdagangan, dan perubahan kebijakan yang sulit diprediksi,” kata Aaditya dalam webinar yang digelar secara daring, Rabu, 8 April 2026.

Ia menilai kondisi tersebut berpotensi menekan investasi, memperlambat penciptaan lapangan kerja, serta menurunkan kualitas pekerjaan. Dalam situasi yang tidak pasti, pelaku usaha cenderung menahan ekspansi dan lebih memilih skema kerja kontrak yang lebih fleksibel.

Aaditya juga menekankan bahwa ketidakpastian kebijakan global dapat memberikan dampak yang lebih besar dibandingkan kebijakan itu sendiri, karena pelaku ekonomi kesulitan mengambil keputusan jangka panjang.

Dalam konteks itu, ia menyebut pemerintah di berbagai negara, termasuk Indonesia, perlu menjaga keseimbangan antara pemberian stimulus dan stabilitas fiskal. Dukungan yang berlebihan dinilai berisiko memperlebar defisit dan menekan keberlanjutan fiskal.

“Pemerintah harus menyeimbangkan antara memberikan dukungan ekonomi dan menjaga kesehatan fiskal agar tidak menghambat investasi di masa depan,” ujarnya.