BERITA TERKINI
IHSG Naik ke 7.510, Sejumlah Saham Masuk Daftar Top Losers di Tengah Ramainya Transaksi

IHSG Naik ke 7.510, Sejumlah Saham Masuk Daftar Top Losers di Tengah Ramainya Transaksi

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat pada perdagangan Senin, 13 April 2026. IHSG naik 51,92 poin atau 0,70 persen ke level 7.510,42.

Sepanjang sesi, indeks sempat bergerak pada rentang 7.351,36 hingga 7.527,87. Aktivitas perdagangan tercatat ramai dengan volume 402,30 juta lot dan nilai transaksi Rp18,11 triliun dari 2,48 juta kali transaksi.

Meski indeks berada di zona hijau, sejumlah saham justru tertekan dan masuk daftar top losers. Tekanan terlihat pada beberapa sektor, termasuk konsumer, perbankan, hingga properti.

Di sektor perdagangan, PT Prima Multi Usaha Indonesia Tbk (PMUI) melemah 2,86 persen ke level 102 dengan nilai transaksi Rp164,57 juta. PT Harta Djaya Karya Tbk (MEJA) juga turun 2,70 persen ke level 108 dengan nilai transaksi Rp6,23 miliar.

Dari sektor transportasi dan logistik, PT Pancaran Samudera Transport Tbk (PSAT) turun 2,79 persen ke level 870 dengan nilai transaksi Rp272,24 juta.

Di sektor industri dasar, PT Falmaco Nonwoven Industri Tbk (FLMC) terkoreksi 2,76 persen ke posisi 141 dengan nilai transaksi Rp66,52 juta. PT Indonesia Fibreboard Industry Tbk (IFII) turun 2,65 persen ke level 220 dengan nilai transaksi Rp11,94 juta.

Sementara itu, saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM) dari sektor barang konsumsi primer melemah 2,74 persen ke level 14.200 dengan nilai transaksi Rp6,53 miliar.

Dari sektor properti, PT Rockfields Properti Indonesia Tbk (ROCK) turun 2,73 persen ke level 2.850 dengan nilai transaksi Rp955,63 juta. PT Gowa Makassar Tourism Development Tbk (GMTD) melemah 2,88 persen ke level 1.520 dengan nilai transaksi Rp4,01 juta.

Pada sektor perbankan, PT Bank Nationalnobu Tbk (NOBU) turun 2,68 persen ke level 545 dengan nilai transaksi Rp6,64 miliar. Adapun PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL) dari sektor teknologi terkoreksi 2,56 persen ke level 570 dengan nilai transaksi Rp338,52 juta.

Secara keseluruhan, penguatan IHSG terjadi di tengah tekanan pada sejumlah saham, terutama pada lapis dua dan tiga. Berdasarkan analisis teknikal MNC Sekuritas, IHSG disebut masih berada dalam fase wave lanjutan dengan potensi penguatan ke kisaran 7.592 hingga 7.856, dengan area support di 7.281 hingga 7.409 yang dinilai perlu dicermati sebagai zona rawan koreksi minor dalam jangka pendek.