BERITA TERKINI
IHSG Diproyeksikan Beragam, Pasar Pantau Perkembangan Kesepakatan Damai AS-Iran

IHSG Diproyeksikan Beragam, Pasar Pantau Perkembangan Kesepakatan Damai AS-Iran

JAKARTA — Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diproyeksikan bervariasi, setelah pada Selasa (7/4/2026) ditutup melemah ke level 6.971. Pelaku pasar menanti perkembangan terbaru terkait potensi kesepakatan damai AS-Iran, yang dinilai dapat memengaruhi sentimen pasar, termasuk melalui isu Selat Hormuz.

Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman, menilai IHSG secara teknikal berpeluang rebound dalam jangka pendek. Ia memproyeksikan ruang penguatan ke rentang 7.020–7.050.

Namun, Fanny mengingatkan investor untuk tetap mencermati pergerakan indeks. Menurutnya, selama IHSG belum menembus level 7.050, indeks masih rentan kembali terkoreksi. Ia juga menyoroti bahwa salah satu katalis utama yang diperhatikan pasar adalah tercapai atau tidaknya keputusan damai terkait Selat Hormuz.

Dalam analisanya, Fanny memperkirakan area support IHSG berada di kisaran 6.850–6.900, sementara resistansi berada di 7.020–7.050.

Pada penutupan perdagangan Selasa, IHSG melemah 0,26% dan disertai aksi jual bersih (net sell) investor asing sebesar Rp1,78 triliun. Saham yang paling banyak dilepas asing antara lain BMRI, BBRI, ANTM, CUAN, dan BUMI.

Sementara itu, Head of Research Retail MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, memperkirakan IHSG masih rawan koreksi secara teknikal. Ia melihat potensi pelemahan ke area 6.745–6.849.

Di sisi lain, Herditya menyebut skenario terbaik (best case) IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatan hingga 7.323–7.450. Ia menambahkan, perkembangan konflik AS-Iran serta pergerakan harga komoditas minyak dunia masih menjadi perhatian utama investor.

Di pasar global, bursa saham bergerak variatif pada Selasa. Indeks Wall Street menguat tipis di tengah penantian pasar terhadap peluang kesepakatan damai AS-Iran yang disebut dimediasi Pakistan. Indeks S&P 500 naik 0,08%, Nasdaq Composite menguat 0,10%, sementara Dow Jones Industrial Average turun 0,18%.

Adapun bursa saham Asia-Pasifik kompak menguat pada penutupan perdagangan Selasa. Indeks Nikkei 225 Jepang naik 0,03%, Kospi Korea Selatan menguat 0,82%, dan Taiex Taiwan melesat 2,02%.