Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak melemah pada perdagangan siang hari, sejalan dengan mayoritas bursa saham Asia. Pelemahan terjadi setelah pasar merespons kabar dilanggarnya kesepakatan gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran.
Pada Kamis (9/4/2026), IHSG menutup perdagangan Sesi I di level 7.268, turun 0,15% atau 11,17 poin dibandingkan penutupan sebelumnya.
Data Bursa Efek Indonesia menunjukkan volume transaksi yang didominasi aksi jual mencapai 16,63 miliar saham, dengan nilai transaksi sebesar Rp8,84 triliun. Frekuensi transaksi tercatat 1,33 juta kali.
Dari sisi sektoral, hampir seluruh indeks sektor melemah. Sektor perindustrian dan sektor keuangan mencatat penurunan terdalam, masing-masing turun 1,72% dan 0,79%.
Sejumlah saham yang masuk daftar pelemahan terdalam (top losers) antara lain PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE) yang turun 13,7%, PT Equity Development Investment Tbk (GSMF) melemah 11,3%, serta PT Shield on Service Tbk (SOSS) turun 9,75%.