BERITA TERKINI
Ibas: APBN Harus Jadi Peredam Guncangan untuk Lindungi Rakyat di Tengah Gejolak Global

Ibas: APBN Harus Jadi Peredam Guncangan untuk Lindungi Rakyat di Tengah Gejolak Global

Wakil Ketua MPR sekaligus Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), menekankan pentingnya penguatan strategi fiskal, energi, dan perlindungan sosial untuk menghadapi dinamika global yang kian kompleks dan tidak menentu.

Pernyataan itu disampaikan Ibas dalam Diskusi Kebangsaan bertema “Indonesia di Tengah Gejolak Global: Strategi Fiskal, Energi, dan Perlindungan Rakyat”. Forum tersebut menghadirkan pakar, akademisi, teknokrat, serta anggota DPR dari Komisi XI, Komisi XII, dan Badan Anggaran.

Ibas menilai dunia saat ini berada dalam tiga lapisan dinamika besar—geopolitik, geoekonomi, dan geostrategi—yang saling terkait dan berdampak langsung pada stabilitas ekonomi global. Menurutnya, dinamika itu turut memengaruhi perdagangan energi dan pangan, serta kebijakan moneter dan fiskal nasional.

“Indonesia tidak berdiri sendiri. Kita terhubung dalam sistem global yang dinamis. Apa yang terjadi di dunia hari ini, langsung berdampak pada kehidupan rakyat kita, mulai dari harga energi, pangan, hingga daya beli masyarakat,” kata Ibas.

Ia menjelaskan, ketegangan global telah memicu disrupsi rantai pasok, kenaikan harga energi dan pangan, serta perubahan pola perdagangan dunia. Dampak lanjutan dari situasi tersebut, lanjut Ibas, terlihat pada tekanan nilai tukar, arus modal, meningkatnya beban subsidi energi, serta kebutuhan perlindungan sosial.

Dari sisi fiskal, Ibas menyoroti pentingnya menjaga keseimbangan antara perlindungan rakyat dan kesehatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Menurutnya, APBN perlu tetap berfungsi sebagai peredam guncangan di tengah tekanan global sekaligus menjaga stabilitas ekonomi nasional.

“APBN harus tetap menjadi shock absorber, melindungi rakyat dari tekanan global, sekaligus menjaga stabilitas ekonomi nasional,” tegas Ibas.