Sebuah forum yang mempertemukan perwakilan lembaga pengatur, lembaga keuangan internasional, investor, dan pelaku usaha besar digelar untuk membahas penguatan konektivitas pasar dan akses pendanaan lintas negara. Pertemuan ini mencerminkan meningkatnya perhatian komunitas keuangan global terhadap Vietnam sebagai tujuan investasi jangka panjang.
Dalam forum tersebut, HDBank dan Bursa Efek London menandatangani perjanjian kerja sama strategis yang menetapkan kerangka jangka panjang untuk mendukung bisnis Vietnam mengakses pasar modal internasional. Kolaborasi ini diarahkan pada promosi penggalangan dana lintas batas, termasuk penerbitan saham, obligasi, dan instrumen keuangan lain di pasar London, sekaligus memperkuat hubungan dengan investor institusional global serta meningkatkan standar transparansi dan tata kelola perusahaan sesuai praktik internasional.
Bursa Efek London disebut sebagai salah satu pusat keuangan terkemuka dunia, dengan lebih dari 1.600 perusahaan internasional terdaftar dan mengoperasikan salah satu pasar obligasi terbesar di dunia yang nilainya sekitar 34 triliun dolar AS. Dengan perannya sebagai penghubung aliran modal internasional, London dipandang sebagai tujuan penting bagi perusahaan yang mencari pendanaan lintas batas.
Wakil Ketua Komite Rakyat Kota Ho Chi Minh, Nguyen Cong Vinh, menyatakan dukungan pemerintah kota terhadap kerja sama HDBank, Pusat Keuangan Internasional Vietnam (VIFC), dan Bursa Efek London. Ia mengatakan Kota Ho Chi Minh berkomitmen menciptakan lingkungan keuangan internasional yang transparan untuk menarik komunitas keuangan global ke kota tersebut dan Vietnam sebagai tujuan investasi jangka panjang.
Di tengah restrukturisasi arus modal internasional yang dinilai semakin selektif dan menekankan keberlanjutan, forum ini dirancang sebagai platform jejaring langsung bagi pelaku usaha Vietnam—terutama dalam ekosistem VIFC—untuk mengakses standar keuangan global. Ruang lingkupnya mencakup konsultasi strategi dan penataan modal hingga peluang pencatatan saham dan penggalangan dana di pasar London.
Dalam kerangka kerja sama itu, HDBank mengumumkan rencana penerbitan obligasi hijau internasional hingga 300 juta dolar AS sebagai bagian dari strategi keuangan berkelanjutan dan upaya memperluas sumber pendanaan jangka panjang dari pasar internasional.
Direktur Pelaksana Bursa Efek London, Dame Julia Hoggett, menyampaikan bahwa Vietnam muncul sebagai salah satu ekonomi dengan pertumbuhan dinamis di Asia dan memiliki potensi yang kian besar untuk menarik arus modal internasional. Ia juga menilai peran HDBank penting dalam mendorong konektivitas pasar serta mendukung bisnis mengakses peluang modal global, seraya menyebut kolaborasi ini sebagai wujud komitmen London mendukung pasar negara berkembang meningkatkan standar dan berintegrasi ke sistem keuangan internasional.
Forum tersebut juga disebut melanjutkan pertukaran strategis antara HDBank dan Bursa Efek London dalam beberapa waktu terakhir. Setelah kunjungan kerja delegasi pimpinan HDBank yang dipimpin Dr. Nguyen Thi Phuong Thao ke London pada Oktober 2025, arah kerja sama terkait penggalangan modal internasional, pencatatan saham, dan penguatan hubungan dengan investor global disebut semakin dikonkretkan melalui perjanjian dan inisiatif yang diumumkan dalam forum ini.
Ketua Dewan Direksi HDBank, Kim Byoungho, mengatakan kerja sama dengan Bursa Efek London tidak hanya berorientasi pada peningkatan modal, tetapi juga untuk membantu bisnis Vietnam mengakses standar global terkait tata kelola, transparansi, dan pembangunan berkelanjutan. Ia menyebut platform London diharapkan dapat membuka saluran koneksi jangka panjang antara pasar Vietnam dan investor internasional.
Selain kerja sama antarlembaga, dalam forum tersebut HDBank dan Bursa Efek London juga menerapkan perjanjian kerja sama dengan sejumlah perusahaan Vietnam untuk mendukung akses mereka ke pasar modal internasional. Fokusnya meliputi pengaturan struktur penggalangan modal, pemberian nasihat pencatatan saham, serta penguatan hubungan dengan investor global. Sejumlah perusahaan yang disebut berpartisipasi antara lain pelaku di sektor industri, manufaktur, dan ekspor seperti Hoa Sen dan Phuc Sinh.
Di sisi lain, HDBank menyatakan terus memperluas hubungan dengan lembaga keuangan internasional dan mitra teknologi. Disebutkan pula adanya perjanjian kerja sama antara VIFC di Kota Ho Chi Minh dan Bursa Efek London yang dinilai berkontribusi meletakkan dasar pengembangan pasar modal berstandar internasional dalam kerangka VIFC.
HDBank juga menjalin kemitraan dengan International Finance Corporation (IFC), anggota Grup Bank Dunia, untuk mendorong keuangan berkelanjutan dan keuangan iklim, mendukung usaha kecil dan menengah, serta mengembangkan pembiayaan rantai pasokan. Di bidang teknologi, HDBank bekerja sama dengan Temenos untuk menerapkan platform perbankan inti generasi berikutnya bagi HDBank, Vikki Digital Bank, dan lembaga keuangan lain dalam ekosistemnya.
Rangkaian kolaborasi yang diumumkan dalam forum tersebut menggambarkan model pengembangan terpadu, dengan HDBank berperan sebagai pusat keuangan, Bursa Efek London sebagai gerbang menuju pasar modal internasional, dan VIFC sebagai platform infrastruktur.