BERITA TERKINI
Harga Minyak Dunia Naik, Komisi XI DPR Minta Pemerintah Transparan soal Kesiapan Fiskal

Harga Minyak Dunia Naik, Komisi XI DPR Minta Pemerintah Transparan soal Kesiapan Fiskal

Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun menyoroti stabilitas harga bahan bakar minyak (BBM) di tengah kenaikan harga minyak dunia yang dipengaruhi dinamika geopolitik global. Ia menekankan pentingnya transparansi pemerintah terkait kesiapan fiskal dalam menghadapi berbagai skenario kenaikan harga minyak mentah.

Dalam rapat di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 6 April 2026, Misbakhun mempertanyakan kesiapan negara jika harga minyak mentah dunia berada pada kisaran 80 dolar AS per barel, 90 dolar AS per barel, hingga 100 dolar AS per barel. Pertanyaan itu ia sampaikan langsung kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Keuangan menyatakan pemerintah siap menghadapi skenario-skenario tersebut. Pernyataan kesiapan itu kemudian disambut positif oleh pimpinan dan anggota Komisi XI DPR RI.

Misbakhun menegaskan informasi mengenai kesiapan pemerintah ini penting diketahui publik. Ia menyampaikan bahwa pemerintah dinilai siap untuk tidak menaikkan harga BBM hingga akhir tahun.

Meski demikian, Misbakhun mengingatkan penerimaan negara menjadi pondasi utama dalam menjaga keberlanjutan fiskal. Di tengah dinamika ekonomi global, ia menilai penguatan kebijakan fiskal menjadi kunci untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Komisi XI DPR RI pun berharap pemerintah terus berupaya menjaga stabilitas harga agar tidak mengalami kenaikan signifikan. Langkah tersebut dinilai dapat membantu masyarakat menghadapi tekanan ekonomi sekaligus menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.