BERITA TERKINI
Guru Besar FEB UI Soroti Pentingnya Kajian Pengelolaan Risiko Pasar dan Keuangan

Guru Besar FEB UI Soroti Pentingnya Kajian Pengelolaan Risiko Pasar dan Keuangan

Guru besar bidang Manajemen Keuangan dan Risiko Pasar Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Indonesia (UI), Prof. Zaafri Ananto Husodo, menekankan pentingnya pengkajian pengelolaan risiko pasar dan keuangan di tengah dinamika sektor keuangan yang kian kompleks.

Berbicara di kampus UI Depok, Selasa, Prof. Zaafri menyatakan tantangan utama dunia keuangan saat ini tidak hanya terletak pada tingginya volatilitas. Ia menyoroti semakin eratnya keterhubungan antarpasar, tekanan likuiditas, perubahan perilaku investor, serta percepatan inovasi digital sebagai faktor yang ikut membentuk risiko.

Menurutnya, risiko pasar tidak lagi dapat dipahami hanya melalui satu indikator atau satu kelas aset. Pasar saham, obligasi, valuta, dan komoditas disebut semakin terhubung dengan ekosistem aset digital yang bergerak hampir tanpa jeda.

Dalam kondisi tersebut, ia menilai guncangan kecil bisa saja berhenti sebagai riak, namun juga berpotensi berkembang menjadi gejolak sistemik apabila saluran transmisi tidak dikenali dengan baik. “Mengukur yang tak pasti adalah fondasi kerja ilmiah; mengelola yang berisiko adalah amanah profesi dan amanah sosial,” ujarnya.

Prof. Zaafri juga menjelaskan volatilitas bukan sekadar angka statistik, melainkan gejala dari interaksi yang lebih dalam antara likuiditas, perilaku pelaku pasar, arus informasi, ketidakpastian, dan teknologi transaksi. Karena itu, manajemen risiko pasar perlu dibangun di atas pemahaman yang utuh mengenai arsitektur risiko pasar, yakni struktur yang menentukan bagaimana guncangan terbentuk, bergerak, dan mempengaruhi stabilitas sistem keuangan.

Melalui buku orasi dan rangkaian risetnya, ia mendorong pengembangan ilmu manajemen keuangan dan risiko pasar yang tidak berhenti pada aspek pengukuran semata. Ia menekankan pentingnya membangun metodologi yang relevan bagi Indonesia, memperkuat data, literasi risiko, dan etika model.