BERITA TERKINI
Gubernur Jambi Tegaskan Komitmen Reformasi Tata Kelola Sampah Bernilai Ekonomi

Gubernur Jambi Tegaskan Komitmen Reformasi Tata Kelola Sampah Bernilai Ekonomi

Gubernur Jambi Al Haris menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mereformasi tata kelola sampah agar memiliki nilai ekonomi di wilayah Jambi. Penegasan itu disampaikan saat ia mendampingi kunjungan Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq di Jambi, Sabtu.

Al Haris menyatakan pemerintah akan melibatkan berbagai elemen dalam upaya pengelolaan sampah, termasuk pelajar, organisasi kemasyarakatan, serta jajaran TNI dan Polri. Ia menekankan perlunya gerakan bersama untuk mengubah sampah menjadi energi.

Pemerintah daerah, kata dia, akan segera menindaklanjuti arahan Presiden dan berkoordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup untuk mengoptimalkan pengelolaan sampah, terutama dalam transisi menuju pemanfaatan sampah sebagai sumber energi alternatif (waste to energy).

Langkah awal penanganan akan difokuskan pada lokasi dengan produksi sampah tertinggi, terutama fasilitas umum dan area publik yang menjadi titik kumpul masyarakat. Selain itu, lokasi wisata dan hiburan yang selama ini menyumbang volume sampah harian cukup besar juga akan dikelola lebih intensif.

Al Haris menilai persoalan sampah tidak bisa diselesaikan oleh pemerintah saja. Karena itu, ia mengajak seluruh lapisan masyarakat terlibat dalam gerakan Indonesia Asri, termasuk melalui penanaman kesadaran lingkungan sejak dini kepada anak-anak sekolah.

Selain pengolahan menjadi energi, Al Haris juga mendorong pemanfaatan sampah menjadi produk bernilai ekonomis, seperti kerajinan tangan, produk fesyen, hingga dekorasi bunga.

Dalam kesempatan itu, ia menyebut masih terdapat lima tempat pembuangan akhir (TPA) di Jambi yang menggunakan sistem pembuangan terbuka (open dumping) dan belum beralih ke sistem yang lebih ramah lingkungan (sanitary landfill). Ia meminta Pemerintah Kota Jambi dan pemerintah daerah lainnya segera mengambil langkah inovatif untuk mengubah status TPA dari open dumping menjadi sanitary landfill.

Untuk mendukung rencana tersebut, pemerintah daerah dinilai perlu memastikan ketersediaan lahan yang memadai bagi pembangunan infrastruktur pengolahan sampah modern. Al Haris juga menekankan pentingnya pembagian proses, yakni sebagian sampah diolah menjadi energi dan sebagian lainnya didaur ulang menjadi produk yang bermanfaat.

Melalui langkah-langkah itu, Al Haris berharap Jambi dapat menjadi provinsi yang lebih bersih dan mampu mengelola dampak lingkungan secara berkelanjutan. Ia menegaskan gerakan tersebut harus didukung bersama dengan keterlibatan seluruh masyarakat.