BERITA TERKINI
Gejolak Ekonomi Global Dinilai Jadi Momentum Penguatan Produk UMKM Lokal

Gejolak Ekonomi Global Dinilai Jadi Momentum Penguatan Produk UMKM Lokal

Dampak konflik di kawasan Timur Tengah yang memicu kenaikan harga energi global dinilai tidak hanya menghadirkan tantangan, tetapi juga membuka peluang bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di daerah untuk memanfaatkan situasi.

Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Bahaudin Mudhary Madura, Alvin Arifin, mengatakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dan biaya distribusi global dapat menjadi momentum bagi UMKM untuk memperkuat posisi produk lokal di pasar domestik. Menurutnya, dalam kondisi global yang tidak menentu, banyak negara berkembang mulai mengalihkan pola konsumsi dengan lebih mengutamakan produk lokal dibandingkan produk impor.

“Ini menjadi peluang besar bagi UMKM kita. Ketika harga global naik, otomatis harga produk impor juga ikut terdampak. Di sinilah produk lokal bisa menjadi substitusi karena lebih terjangkau,” kata Alvin dalam dialog Sumenep Menyapa, Rabu, 8 April 2026.

Ia menjelaskan, sektor UMKM dapat memanfaatkan kondisi ini dengan meningkatkan produksi berbasis bahan baku lokal. Produk makanan dan minuman serta kebutuhan harian disebut mulai menunjukkan tren peningkatan permintaan. Masyarakat dinilai cenderung memilih produk lokal karena selain harganya lebih kompetitif, juga lebih mudah diakses.

“Kalau dulu banyak produk kebutuhan harian bergantung pada impor, sekarang mulai beralih ke produk lokal. Ini tanda bahwa UMKM kita mulai menggeliat,” ujarnya.

Alvin menilai efek domino dari kenaikan harga global memang tidak bisa dihindari, terutama pada produk turunan yang berkaitan dengan energi dan distribusi. Namun, di sisi lain, situasi ini dapat menjadi momentum kebangkitan ekonomi lokal bila dimanfaatkan secara tepat.

Ia menekankan pelaku UMKM perlu jeli membaca perkembangan dengan meningkatkan kualitas produk, mengefisienkan biaya, serta memperkuat jaringan distribusi agar mampu bersaing dan memenuhi kebutuhan pasar yang terus berkembang. Dengan langkah tersebut, ia optimistis UMKM di daerah, khususnya di Madura, dapat berkembang lebih pesat di tengah dinamika ekonomi global.