Solok Selatan — Pelaku dunia usaha menyatakan dukungan terhadap langkah Pemerintah Kabupaten Solok Selatan dalam menyusun perencanaan pembangunan daerah. Dukungan ini disampaikan Ketua Forum TJSLP (Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan), Bujang Joan, saat menghadiri kegiatan Musrenbang Dunia Usaha, Rabu (01/04/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Bujang Joan mengapresiasi keterlibatan dunia usaha dalam proses perencanaan daerah. Menurutnya, pelibatan ini dinilai strategis karena dunia usaha memiliki kontribusi besar, baik dalam membuka lapangan kerja maupun mendukung perekonomian melalui Dana Bagi Hasil serta berbagai jenis pajak sesuai regulasi.
Ia juga menekankan pentingnya mendorong Solok Selatan menjadi daerah yang semakin ramah investasi. Dukungan pemerintah daerah yang kuat serta keterbukaan masyarakat disebut sebagai modal penting untuk menarik investor dan mempercepat pertumbuhan ekonomi.
Lebih lanjut, Bujang Joan berharap perencanaan pembangunan yang disusun dapat menjadi akselerator peningkatan hilirisasi pada sejumlah sektor unggulan, seperti perkebunan, pangan, dan pertambangan. Selain itu, potensi energi daerah dinilai perlu terus dioptimalkan untuk mendukung kemandirian.
“Dengan potensi yang dimiliki, kami optimis Solok Selatan tidak akan sulit mencapai ketahanan energi dan ketahanan pangan, terutama dalam menghadapi krisis energi global saat ini,” ujarnya.
Selain sektor ekonomi, pengembangan sumber daya manusia (SDM) turut menjadi perhatian. Ia mendorong peran aktif dunia usaha dalam mendukung pendidikan, antara lain melalui pemberian beasiswa, peningkatan mutu guru, serta penguatan pendidikan keagamaan seperti dukungan bagi guru mengaji dan kegiatan didikan subuh.
Menanggapi hal tersebut, Pelaksana Tugas Kepala Bapperida Solok Selatan, Diary Haes, SE, menyampaikan apresiasi atas peran aktif dunia usaha dalam proses perencanaan pembangunan daerah.