Anggota DPR Robert Joppy Kardinal menekankan pentingnya peran sektor swasta dalam menjaga stabilitas perekonomian nasional di tengah gejolak global yang dipicu konflik geopolitik dan gangguan rantai pasok dunia.
Menurut Robert, kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha menjadi kunci untuk memperkuat fundamental ekonomi nasional, terutama ketika dunia menghadapi ketidakpastian yang berkepanjangan. Ia juga menyoroti konflik global yang masih berlangsung di berbagai wilayah, termasuk Timur Tengah, yang dinilainya berdampak langsung terhadap stabilitas ekonomi dunia.
"Peperangan ini mengganggu rantai pasok global. Bahkan, setelah konflik selesai, proses pemulihan ekonomi tidak akan instan dan membutuhkan waktu panjang," ujar Robert dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.
Dalam situasi tersebut, ia menilai kreativitas dan inovasi pelaku usaha menjadi faktor penting agar perusahaan tetap bertahan dan mampu berkembang di tengah tekanan pasar.
Robert menyampaikan pandangannya itu sebelumnya saat peresmian showroom dan outlet terbaru Sanwa Group di kawasan Serpong, Tangerang Selatan, Banten. Ia menilai ekspansi yang dilakukan perusahaan tersebut dapat menjadi contoh bahwa pelaku usaha masih memiliki ruang untuk tumbuh dan berkontribusi meski di tengah tekanan ekonomi global.
"Sekecil apa pun usaha yang dibuka, dampaknya sangat besar terhadap penyerapan tenaga kerja. Ini membantu pemerintah menjaga roda ekonomi tetap bergerak," katanya.
Pada kesempatan yang sama, Robert juga mengapresiasi inovasi produk Sanwa Group yang dinilai ramah lingkungan, terutama penggunaan material aluminium sebagai pengganti kayu untuk pintu dan jendela. Menurutnya, langkah itu dapat mengurangi ketergantungan terhadap kayu dan turut mendukung kelestarian hutan serta ekologi.
Ia menambahkan, produk inovatif tersebut berpeluang masuk dalam program strategis pemerintah, termasuk program pembangunan tiga juta rumah yang tengah digencarkan.
Robert menegaskan, di tengah kondisi ekonomi global yang masih bergejolak, sinergi pemerintah dan sektor swasta perlu terus diperkuat agar ekonomi nasional tetap resilien. Ia menyatakan optimistis bahwa dengan kolaborasi yang tepat dan inovasi berkelanjutan, sektor swasta dapat menjadi motor penting dalam menjaga pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Sementara itu, Direktur Sanwa Group Patricia L mengatakan pembukaan outlet di Serpong tidak hanya ditujukan untuk memperluas pasar, tetapi juga membuka lebih banyak lapangan kerja bagi masyarakat di berbagai daerah.
Menurut Patricia, produk yang ditawarkan memiliki keterkaitan dengan program pembangunan nasional, khususnya sektor perumahan. "Kami berharap bisa berkontribusi dalam program pemerintah, termasuk pembangunan jutaan rumah, dengan menyediakan material yang berkualitas dan efisien," ujarnya.
Ia menambahkan, perusahaan menggandeng pelaku usaha lokal dan UMKM dalam rantai bisnisnya, mulai dari distribusi hingga penyediaan bahan baku.