Pemerintah Kota Probolinggo melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, dan Perdagangan (DKUP) menjalankan sejumlah program untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Upaya tersebut mencakup penguatan pelaku UMKM, pembangunan sarana ekonomi, serta penataan kawasan perdagangan agar lebih tertib dan modern.
Salah satu capaian yang disorot adalah penyaluran bantuan peralatan stimulus pengembangan usaha kepada ratusan pelaku UMKM. Program ini disebut mendapat sambutan antusias karena dinilai dapat membantu pelaku usaha meningkatkan kapasitas produksi dan kualitas usaha.
Kepala DKUP Kota Probolinggo, Slamet Swantoro, menyatakan jumlah bantuan pada tahun ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2024, bantuan yang disalurkan tercatat sekitar Rp 61 juta dengan sasaran 28 pelaku usaha.
Menurut Slamet, pemerintah akan terus membuka ruang kolaborasi bagi pelaku UMKM melalui kegiatan promosi, pameran, hingga akses permodalan untuk memperkuat ekosistem UMKM. Ia menyebut bantuan peralatan tersebut sebagai salah satu langkah penting untuk memperkuat kemandirian UMKM di Kota Probolinggo.
Selain penguatan kelembagaan ekonomi, Pemkot Probolinggo juga melakukan revitalisasi sejumlah ruang ekonomi masyarakat sebagai bagian dari penataan dan pengembangan aktivitas perdagangan di daerah.