BERITA TERKINI
CFX Tekankan Pentingnya Literasi Aset Kripto bagi Mahasiswa, OJK Ingatkan Risiko Ikut Tren dan FOMO

CFX Tekankan Pentingnya Literasi Aset Kripto bagi Mahasiswa, OJK Ingatkan Risiko Ikut Tren dan FOMO

Jakarta — PT Central Finansial X (CFX), bursa aset kripto yang telah berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menegaskan pentingnya edukasi mengenai aset keuangan digital, khususnya aset kripto, bagi generasi muda Indonesia.

CFX menilai urgensi literasi ini meningkat karena mayoritas pemilik aset keuangan digital berasal dari kelompok usia di bawah 35 tahun. Kondisi tersebut menempatkan generasi muda sebagai salah satu pendorong utama adopsi ekosistem keuangan digital nasional di masa depan.

Untuk menjawab kebutuhan tersebut, CFX menghadirkan CFX Connect, sebuah wadah literasi yang mempertemukan regulator, pelaku industri, dan generasi muda guna berkolaborasi menciptakan ekosistem aset keuangan digital yang lebih aman, transparan, dan terpercaya.

Pada edisi perdana CFX Connect pada 2026, Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto OJK Adi Budiarso menekankan pentingnya literasi dalam bertransaksi aset kripto. Ia mengingatkan agar konsumen tidak sekadar mengikuti tren atau terdorong rasa takut ketinggalan (fear of missing out/FOMO).

“Tugas utama kita semua di sini sebagai regulator, pelaku usaha, dan akademisi bukan hanya soal mempercepat laju adopsi, tetapi memastikan bahwa konsumen tidak hanya ‘ikut tren’ atau terbawa FOMO, serta memperoleh perlindungan yang memadai. Kita tidak ingin pasar menjadi arena spekulasi murni, di mana masyarakat hanya tergiur narasi ‘cepat kaya’ tanpa memahami risiko yang menyertainya,” kata Adi dalam keterangan tertulis, Jumat, 10 April 2026.

Direktur Utama Bursa Kripto CFX Subani menyatakan penyelenggaraan CFX Connect merupakan bentuk kolaborasi lintas sektor untuk meningkatkan literasi aset kripto di kalangan mahasiswa, sekaligus mengawal pertumbuhan industri aset kripto di Indonesia.

Menurutnya, di balik potensi besar, industri aset keuangan digital seperti aset kripto juga menghadapi dinamika yang perlu dikelola secara bijak. Karena itu, ia menilai edukasi menjadi elemen penting untuk membangun ekosistem yang inovatif sekaligus aman, terpercaya, dan berkelanjutan bagi pemangku kepentingan maupun konsumen.

Melalui CFX Connect, CFX juga mendorong dialog dan edukasi agar partisipasi masyarakat di pasar kripto berangkat dari pengetahuan yang fundamental, bukan tindakan impulsif akibat FOMO.

Dari kalangan akademisi, Manajer Kemahasiswaan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI) Anna Amalyah Agus menyatakan dukungan dan komitmen untuk mendampingi mahasiswa dalam proses pembelajaran yang benar dan terarah.

“Harapannya, inisiatif ini dapat memberikan dampak positif dan menjadi langkah awal dalam menghadirkan Pusat Sentral Investasi berbasis kripto di Universitas Indonesia, khususnya di FEB UI sebagai sebuah hub inovasi yang tidak hanya mendorong literasi, tetapi juga eksperimentasi dan implementasi nyata dalam ekosistem keuangan digital di Indonesia,” ujar Anna.