BERITA TERKINI
Bupati Buleleng Ajak Dunia Usaha Gotong Royong Percepat Pemulihan Pascabanjir Bandang di Banjar

Bupati Buleleng Ajak Dunia Usaha Gotong Royong Percepat Pemulihan Pascabanjir Bandang di Banjar

Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra mengajak dunia usaha di Kabupaten Buleleng untuk bergotong royong membantu warga yang terdampak banjir bandang, khususnya di Kecamatan Banjar. Ajakan itu disampaikan saat memimpin Rapat Koordinasi Pemulihan Pasca Bencana antara pemerintah daerah dan dunia usaha di Ruang Rapat Kantor Bappeda, Kamis (12/3).

Rapat tersebut dihadiri Wakil Bupati Gede Supriatna serta Ketua Tim Fasilitasi TJSLP Buleleng Putu Ayu Reika Nurhaeni. Pertemuan itu bertujuan menyamakan persepsi dalam mengidentifikasi kebutuhan dan mendorong partisipasi aktif dunia usaha dan industri dalam proses pemulihan pascabencana di Kecamatan Banjar.

Dalam rapat, Ayu Reika Nurhaeni memaparkan dampak banjir bandang yang terjadi pada Jumat (6/3) malam. Bencana tersebut menyebabkan 12 desa terdampak, merusak 31 rumah, sekolah, dan beberapa pura. Selain kerusakan materi, bencana ini juga menimbulkan korban jiwa sebanyak empat orang, dengan satu korban yang terseret arus dilaporkan masih belum ditemukan hingga saat ini.

Sutjidra mengatakan Pemerintah Kabupaten Buleleng terus melakukan upaya pemulihan di wilayah terdampak paling parah, terutama Kecamatan Banjar. Langkah pemulihan meliputi pencarian korban yang masih hilang, pembersihan material yang terbawa banjir, serta penyaluran bantuan bagi warga terdampak.

“Pembersihan ini yang berat oleh karena itu besok kami mengerahkan teman-teman ASN. Untuk pencarian korban yang masih belum ketemu, kami akan bernegosiasi dengan Basarnas untuk memperpanjang pencarian, serta kami terus upayakan memberikan bantuan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat terdampak,” kata Sutjidra.

Ia menekankan kolaborasi dengan dunia usaha dinilai krusial untuk mempercepat pemulihan, mitigasi, dan penanggulangan risiko bencana. Karena itu, Sutjidra mengajak pelaku usaha di Buleleng turut meringankan beban masyarakat terdampak.

“Sekecil apapun bantuannya pasti akan berguna bagi saudara-saudara kita di Banjar,” ujarnya.

Selain mendorong dukungan bantuan, Sutjidra juga meminta dunia usaha dan industri turun langsung meninjau kerusakan akibat banjir bandang. Sejumlah perwakilan dunia usaha yang hadir menyampaikan telah sempat meninjau kondisi di lapangan dan berencana memberikan bantuan untuk meringankan beban warga terdampak.