BERITA TERKINI
Bupati Batu Bara Sambut Kemendagri untuk Pembinaan Pengelolaan Keuangan Daerah Terdampak Bencana

Bupati Batu Bara Sambut Kemendagri untuk Pembinaan Pengelolaan Keuangan Daerah Terdampak Bencana

Bupati Batu Bara Baharuddin Siagian menyambut kedatangan perwakilan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dalam kegiatan sosialisasi dan pembinaan pengelolaan keuangan daerah yang digelar di Kantor Bupati Batu Bara, Kecamatan Lima Puluh, Kamis (10/4/2026).

Kegiatan ini merupakan sosialisasi Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 900.1.3/1084/SJ tentang Penyesuaian Transfer ke Daerah Tahun Anggaran 2026 dalam APBD, khususnya bagi daerah terdampak bencana di wilayah Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri Horas Maurits Panjaitan, Pelaksana Harian Sekda Batu Bara, para asisten, serta kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Batu Bara.

Sosialisasi dipimpin langsung oleh Bupati Batu Bara bersama Sekretaris Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri. Pembinaan ini ditujukan untuk mendorong pengelolaan keuangan daerah yang akuntabel dan transparan, sekaligus melakukan monitoring terhadap penggunaan penyesuaian transfer ke daerah.

Fokus pembahasan diarahkan pada optimalisasi penggunaan anggaran, terutama bagi wilayah terdampak bencana di Kabupaten Batu Bara, agar bantuan yang disalurkan tepat sasaran dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

Dalam sambutannya, Baharuddin menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan Kemendagri dalam memperkuat tata kelola keuangan daerah. “Kami sangat mengapresiasi langkah Kemendagri dalam memberikan pembinaan ini, sehingga pengelolaan keuangan daerah dapat semakin baik, transparan, dan akuntabel,” ujarnya.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan sinergi pemerintah pusat dan daerah semakin kuat dalam mewujudkan pengelolaan keuangan yang efektif serta mendukung percepatan pembangunan daerah, terutama dalam penanganan dampak bencana.