Pembangunan Bundaran Gaforaya di kawasan strategis yang berada di antara Gaia, Four Point, Astra, dan Yamaha terus dikebut. Proyek tersebut ditargetkan rampung pada Desember 2025 dan direncanakan diresmikan menjelang malam tahun baru.
Bupati Kubu Raya Sujiwo mengatakan penyelesaian proyek pada akhir tahun menjadi target utama pemerintah daerah bersama pihak-pihak yang terlibat. Pernyataan itu disampaikan saat ia meninjau langsung progres pembangunan pada Senin (13/10).
Menurut Sujiwo, Bundaran Gaforaya dibangun melalui kolaborasi pemerintah dan dunia usaha. Sejumlah perusahaan, seperti Gaia, Four Point, Astra, Yamaha, Duta Mix, serta beberapa lembaga perbankan, disebut ikut terlibat dalam pembiayaan dan perancangan kawasan.
Ia menambahkan, dukungan yang diberikan tidak hanya berupa pendanaan, tetapi juga kontribusi ide dan tenaga untuk mewujudkan desain kawasan yang modern dan estetis. Pemerintah, kata dia, akan terus membuka ruang kerja sama dengan pelaku usaha yang berkomitmen membangun bersama.
Di lapangan, pekerjaan pembangunan struktur utama bundaran serta pedestrian di sekitarnya masih berlangsung. Meski progres disebut baru mencapai sekitar 30 persen, Sujiwo menyatakan optimistis target rampung akhir tahun dapat tercapai.
Sujiwo menegaskan bundaran ini tidak hanya berfungsi sebagai penanda lalu lintas, tetapi juga dirancang sebagai ruang publik yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk berkumpul dan beraktivitas. Ia menyebut Bundaran Gaforaya diharapkan menjadi simbol sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.
Selain pembangunan bundaran, pemerintah bersama pihak swasta juga menyiapkan pembangunan jembatan penyeberangan orang (JPO) yang akan menghubungkan area Gaia, Four Point, hingga kawasan bekas Transmart. Kawasan tersebut direncanakan dikembangkan menjadi ruang terbuka kota yang ramah pejalan kaki dan nyaman bagi warga.