BERITA TERKINI
BSI Raih Tiga Penghargaan Mitra SBSN Terbaik 2025, Catat Penjualan SBSN Ritel di Atas Rp4,9 Triliun

BSI Raih Tiga Penghargaan Mitra SBSN Terbaik 2025, Catat Penjualan SBSN Ritel di Atas Rp4,9 Triliun

Jakarta—PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) menegaskan perannya dalam pengembangan pasar uang dan pasar modal syariah melalui kinerja sebagai Mitra Distribusi Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) Ritel. Peran tersebut disebut sejalan dengan upaya memperdalam pasar (market deepening), memperluas basis investor, serta meningkatkan akses masyarakat terhadap instrumen investasi syariah.

Melalui distribusi Sukuk Ritel, Sukuk Tabungan, serta Cash Waqf Linked Sukuk (CWLS), BSI memperluas penetrasi pasar sekaligus mendorong integrasi sektor keuangan komersial dan sosial dalam ekosistem syariah. Dukungan infrastruktur digital end-to-end juga disiapkan melalui BYOND by BSI, BSI Net Banking, dan BSI Mobile untuk menghadirkan akses investasi yang disebut lebih mulus dan inklusif.

BSI juga ditunjuk sebagai Primary Dealer SBSN. Perusahaan menyebut penunjukan itu sebagai bukti kepercayaan regulator terhadap kapabilitas BSI dalam menjaga likuiditas serta memperkuat pendalaman pasar sekunder.

Sepanjang 2025, BSI mencatat penjualan SBSN ritel melampaui Rp4,9 triliun. Capaian tersebut dinilai mencerminkan pertumbuhan yang solid serta meningkatnya kepercayaan investor terhadap instrumen pasar modal syariah.

Atas kontribusi itu, BSI meraih tiga penghargaan dari Kementerian Keuangan, yakni Mitra Distribusi SBSN Ritel Terbaik 2025 kategori bank syariah, Mitra Distribusi SBSN Ritel Terbaik kategori skema investasi sosial, serta peringkat ketiga Dealer Utama (DU) SBSN Terbaik 2025.

Direktur Treasury & International Banking BSI Firman Nugraha mengatakan capaian tersebut merefleksikan posisi BSI sebagai penggerak pasar modal syariah nasional. Ia menegaskan BSI berkomitmen tidak hanya sebagai distributor, tetapi juga sebagai katalis pertumbuhan pasar modal syariah, termasuk melalui perluasan basis investor, peningkatan literasi, serta penguatan peran untuk menciptakan pasar yang lebih dalam, likuid, dan efisien.

Ke depan, BSI menyatakan akan mengakselerasi transformasi digital, memperkuat sinergi dengan regulator dan pelaku industri, serta memperluas inovasi produk agar pasar modal syariah Indonesia semakin kompetitif di tingkat global.

Dukungan BSI terhadap pengembangan pasar modal syariah juga diwujudkan melalui sejumlah produk, antara lain reksa dana syariah dengan peran BSI sebagai agen penjual produk yang diterbitkan manajer investasi, layanan terkait sukuk perdana dan sukuk sekunder, serta kerja sama dengan perusahaan sekuritas sebagai mitra pemasaran perantara pedagang efek. BSI juga menyediakan Rekening Dana Syariah bagi masyarakat yang ingin bertransaksi saham syariah.