KENDARI — Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) mendorong perguruan tinggi untuk memperkuat kemandirian dalam pengelolaan keuangan melalui tata kelola yang lebih transparan dan akuntabel. Pesan tersebut disampaikan Anggota VI BPK RI, Fathan Subchi, saat berkunjung ke Universitas Halu Oleo (UHO), Kendari, Sabtu (11/4/2026).
Dalam pertemuan singkat di lingkungan kampus, pembahasan difokuskan pada penguatan tata kelola keuangan, termasuk transparansi, akuntabilitas, serta keberlanjutan sistem anggaran. Optimalisasi aset kampus juga menjadi perhatian utama sebagai salah satu langkah strategis untuk memperkuat kemandirian institusi.
BPK menilai pemanfaatan aset secara maksimal penting untuk mengurangi ketergantungan perguruan tinggi terhadap dana Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN). Selain membuka peluang sumber pendanaan alternatif, strategi tersebut diharapkan dapat membantu menjaga stabilitas keuangan kampus.
Rombongan BPK RI disambut Pelaksana Tugas Rektor UHO, Dr. Herman, bersama jajaran pimpinan universitas. Pertemuan kemudian dikemas dalam sesi berbagi (sharing session) yang melibatkan civitas akademika dan berlangsung interaktif.
Menurut Dr. Herman, forum tatap muka tersebut memberi manfaat bagi UHO, terutama dalam memperdalam pemahaman mengenai pengelolaan keuangan di perguruan tinggi. Ia menilai materi yang dipaparkan memberikan perspektif baru untuk memperkuat sistem pengelolaan anggaran di lingkungan kampus.
“Beliau sangat menginspirasi, sekaligus juga memberikan arahan terkait dengan tata kelola keuangan, khususnya bagi kami yang di perguruan tinggi,” ujar Dr. Herman.
Ia menambahkan, arahan yang disampaikan Fathan Subchi dinilai sejalan dengan kebutuhan kampus saat ini, termasuk untuk meningkatkan kualitas tata kelola dan mendorong efisiensi penggunaan anggaran. Dr. Herman juga menyebut adanya komitmen komunikasi lanjutan, termasuk kesiapan Fathan Subchi menghadiri kegiatan di luar kampus apabila diundang.
Selain itu, Dr. Herman mengatakan Fathan Subchi menunjuk stafnya untuk memperkuat koordinasi dengan pihak UHO terkait hal-hal yang bersifat pengembangan universitas.
Ke depan, sinergi antara BPK RI dan UHO diharapkan semakin kuat untuk memperkokoh fondasi tata kelola keuangan sekaligus mendukung keberlanjutan pengembangan kampus.