BERITA TERKINI
Bibit.id Kembali Raih Penghargaan Kemenkeu sebagai Mitra Distribusi SBN dan SBSN Ritel Terbaik 2025

Bibit.id Kembali Raih Penghargaan Kemenkeu sebagai Mitra Distribusi SBN dan SBSN Ritel Terbaik 2025

Di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap instrumen investasi yang dinilai aman dan terjangkau, peran platform digital kian penting dalam memperluas akses ke produk keuangan negara. Transformasi digital di sektor keuangan tidak hanya mempermudah proses investasi, tetapi juga mendorong munculnya investor baru dari berbagai kelompok usia. Dalam situasi ini, konsistensi pelaku industri fintech dalam menghadirkan layanan yang edukatif, inklusif, dan terpercaya menjadi salah satu faktor pendukung pendalaman pasar keuangan domestik serta pembiayaan pembangunan nasional.

Platform investasi digital Bibit.id kembali meraih penghargaan dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sebagai satu-satunya mitra distribusi kategori fintech yang mendapatkan apresiasi tersebut. Penghargaan yang diterima meliputi “Mitra Distribusi Surat Utang Negara (SUN) Ritel Terbaik 2025 Kategori Financial Technology dan Penyelenggara Perdagangan Melalui Sistem Elektronik” serta “Mitra Distribusi Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) Ritel Terbaik 2025 Kategori Financial Technology”. Capaian ini juga menandai keberhasilan Bibit mempertahankan prestasi serupa selama empat tahun berturut-turut.

Head of Marketing Bibit, Angie Anandita, menyatakan penghargaan tersebut menjadi penegasan atas konsistensi dan komitmen perusahaan dalam memasarkan SBN dan SBSN kepada masyarakat. Ia menyampaikan bahwa Bibit akan terus berinovasi, memperkuat upaya edukasi, dan mengajak masyarakat berpartisipasi dalam pembangunan melalui investasi pada SBN dan SBSN.

Prestasi terbaru ini melanjutkan tren positif sejak Bibit ditunjuk sebagai mitra distribusi penjualan SBN pada awal 2022. Sejak saat itu, perusahaan disebut konsisten mencatatkan penjualan tertinggi di kategori fintech untuk berbagai seri SBN dan SBSN, serta rutin memperoleh penghargaan dari Kemenkeu hingga 2025.

Direktur Bibit, Hilmawan Kusumajaya, menambahkan bahwa capaian tersebut tidak terlepas dari kepercayaan pengguna yang semakin beragam. Menurutnya, basis investor tidak hanya didominasi generasi milenial dan Gen Z, tetapi juga mencakup investor berusia di atas 40 tahun.

Hilmawan juga menyoroti antusiasme masyarakat terhadap Surat Berharga Negara di tengah kondisi perekonomian yang diwarnai ketidakpastian. Ia menyatakan hal itu menjadi harapan bagi pelaku industri agar momentum dapat diperkuat pada 2026.

Dari sisi jumlah investor, data Kustodian Sentral Efek Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. Jumlah investor SBN tercatat meningkat dari sekitar 611 ribu pada akhir 2021 menjadi 831 ribu pada 2022, menembus 1 juta pada 2023, naik menjadi 1,19 juta pada 2024, hingga mencapai 1,41 juta investor pada akhir 2025.

Hilmawan menyampaikan bahwa kehadiran Bibit sebagai mitra distribusi turut berkontribusi memperluas basis investor SBN di Indonesia. Perusahaan, kata dia, berkomitmen melanjutkan program edukasi dan literasi untuk mendukung peningkatan penjualan SBN sekaligus memperkuat partisipasi investor domestik, dengan dukungan komunitas, media, dan regulator.