BERITA TERKINI
BEI umumkan emiten dengan kepemilikan saham terkonsentrasi tinggi, termasuk BREN dan RLCO

BEI umumkan emiten dengan kepemilikan saham terkonsentrasi tinggi, termasuk BREN dan RLCO

JAKARTA – Bursa Efek Indonesia (BEI) mulai mengumumkan daftar emiten dengan Kepemilikan Saham Terkonsentrasi Tinggi (High Shareholding Concentration), yakni kondisi ketika kepemilikan saham suatu emiten mengarah pada sejumlah entitas atau investor tertentu.

Dalam keterangan resmi BEI dan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) setelah penutupan perdagangan Kamis (2/4), metodologi penentuan kategori tersebut didasarkan pada struktur kepemilikan saham dalam bentuk warkat (scrip) dan nonwarkat (scripless) per 31 Maret 2026.

Hingga pukul 20.00 WIB, terdapat sembilan emiten yang terpantau masuk kategori Kepemilikan Saham Terkonsentrasi Tinggi. Daftar emiten beserta tingkat kepemilikan agregat oleh sejumlah pemegang saham tertentu adalah sebagai berikut:

PT Rockfields Properti Indonesia Tbk (ROCK) – 99,85%.

PT Ifishdeco Tbk (IFSH) – 99,77%.

PT Satria Mega Kencana Tbk (SOTS) – 98,35%.

PT Samator Indo Gas Tbk (AGII) – 97,75%.

PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) – 97,31%.

PT Panca Anugrah Wisesa Tbk (MGLV) – 95,94%.

PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) – 95,76%.

PT Lima Dua Lima Tiga Tbk (LUCY) – 95,47%.

PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO) – 95,35%.

BEI menegaskan, pengungkapan daftar emiten dengan Kepemilikan Saham Terkonsentrasi Tinggi tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran oleh emiten terkait.

“Pengumuman ini tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan dan ketentuan yang berlaku di bidang pasar modal,” ujar BEI dalam keterangan resminya.

BEI juga mencatat, pengungkapan daftar ini merupakan upaya Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Self-Regulatory Organization (SRO) untuk meningkatkan transparansi di pasar modal.