Anggota DPR RI Robert Joppy Kardinal menekankan pentingnya kolaborasi sektor swasta untuk memperkuat fundamental ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global. Pernyataan itu disampaikan usai meresmikan outlet terbaru Sanwa Group di Jalan Raya Serpong, Alam Sutra, Tangerang, Rabu, 8 April 2026.
Robert mengapresiasi langkah ekspansi Sanwa Group yang membuka unit outlet baru di tengah tantangan ekonomi global yang dipengaruhi konflik di Timur Tengah. Menurutnya, pembukaan outlet tersebut merupakan bentuk sinergi yang dapat membantu pemerintah dalam menciptakan lapangan kerja.
“Pemerintah saat ini sedang giat-giatnya mengembangkan ekonomi. Sanwa Group bersinergi dan berkolaborasi untuk tetap membuka unit usaha baru guna mendukung perekonomian Indonesia,” kata Robert usai peresmian.
Ia menilai, pembukaan unit usaha—sekecil apa pun—berdampak pada penyerapan tenaga kerja, mulai dari kebutuhan tenaga di gudang, toko, hingga kantor. Robert juga menyinggung gangguan rantai pasok akibat situasi global dan menyebut pemulihan ekonomi dapat memerlukan waktu bahkan setelah konflik mereda.
Selain sisi ekonomi, Robert menyoroti nilai tambah Sanwa Group yang menghadirkan inovasi material bangunan yang dinilai lebih ramah lingkungan. Ia menyebut produk Sanwa yang meminimalkan penggunaan kayu sebagai langkah konkret dalam menjaga ekologi.
“Inovasi ini membantu pemerintah mengurangi penggunaan kayu. Artinya, kita menjaga lingkungan dan ekologi. Bayangkan jika setiap rumah kecil masih menggunakan kusen dan pintu kayu, itu akan sangat mengganggu kelestarian hutan Indonesia yang kian menipis,” ujarnya.
Robert juga menyampaikan optimismenya terhadap kemampuan pelaku usaha untuk bertahan dan berkembang dengan menjaga aspek harga dan kualitas, serta mengedepankan kreativitas dan inovasi dalam menghadapi tantangan pasar.
Ia menilai produk inovatif seperti yang ditawarkan Sanwa Group berpeluang masuk ke program strategis pemerintah, yakni pembangunan tiga juta rumah. “Saya yakin usaha seperti ini bisa berjalan baik. Pemerintah sedang gencar membangun tiga juta rumah. Itu jumlah yang sangat banyak. Jika memungkinkan, bahan material dengan teknologi seperti ini bisa digunakan sehingga kita tidak lagi bergantung pada kayu untuk membangun rumah,” kata Robert.
Sementara itu, Direktur Sanwa Group Patricia L mengatakan outlet yang baru diresmikan merupakan cabang bisnis kedua perusahaan di wilayah Tangerang setelah sebelumnya beroperasi di Cikupa, Kabupaten Tangerang.
“Ini bisnis kami yang kedua. Sebelumnya kami sudah ada di Cikupa, masih di daerah Tangerang juga. Selama 10 tahun ini grup kami terus tumbuh, bahkan kami sudah memiliki pabrik sendiri dengan ratusan pekerja yang tersebar di seluruh Indonesia karena proyek kami banyak merambah hingga ke luar pulau,” ujar Patricia.
Patricia menjelaskan outlet terbaru tersebut hadir dengan konsep yang lebih spesifik, dengan produk unggulan berupa pintu dan jendela aluminium, serta lighting system atau sistem elektrikal terpadu untuk hunian. Ia berharap lini bisnis tersebut dapat berkontribusi terhadap agenda pembangunan nasional, termasuk program penyediaan hunian.
“Produk kami mencakup sistem elektrikal perumahan. Ke depannya, kami berharap bisa men-support program pemerintah seperti pembangunan 3 juta rumah,” tutupnya.