BERITA TERKINI
Airlangga Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Bisa Lebih Baik dari Proyeksi Bank Dunia

Airlangga Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Bisa Lebih Baik dari Proyeksi Bank Dunia

JAKARTA — Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menanggapi penurunan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia oleh Bank Dunia menjadi 4,7 persen. Menurutnya, revisi tersebut merupakan hal yang wajar di tengah ketidakpastian global, terutama akibat konflik geopolitik.

Airlangga mengatakan, penurunan proyeksi pertumbuhan tidak hanya terjadi pada Indonesia. Sejumlah negara dan kawasan lain juga mengalami revisi serupa.

Meski demikian, ia menilai proyeksi pertumbuhan Indonesia masih lebih tinggi dibandingkan rata-rata pertumbuhan ekonomi global yang berada di kisaran 3,4 persen. “Kalau kita lihat angka itu juga masih di atas pertumbuhan global rata-rata. Pertumbuhan global rata-rata kan di 3,4. Tapi kalau Indonesia sendiri optimis, karena nanti di kuartal I lihat aja hasilnya seperti apa,” kata Airlangga kepada awak media, Kamis, 9 April.

Menanggapi akurasi proyeksi, Airlangga menyebut setiap lembaga memiliki metode dan asumsi masing-masing. Namun, ia menilai Indonesia kerap mencatat realisasi pertumbuhan yang lebih baik dibandingkan perkiraan lembaga internasional tersebut.

“Ya kan masalah proyeksi kan mereka punya perkiraan tersendiri. Tetapi kan dalam berbagai hal kita sering hasilnya lebih baik daripada prediksi mereka, jadi enggak apa-apa,” ujarnya.

Terkait komunikasi dengan Bank Dunia, Airlangga mengatakan pertemuan dan interaksi rutin dilakukan, sebagaimana dengan lembaga internasional lainnya. Namun, ia menegaskan pemerintah tidak melakukan intervensi terhadap proyeksi yang diterbitkan masing-masing institusi.

Ia juga menambahkan, lembaga lain seperti OECD turut memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia di bawah 5 persen. Menurutnya, hal itu mencerminkan kehati-hatian berbagai pihak dalam menilai kondisi ekonomi global saat ini.