Asosiasi Fintech Indonesia (Aftech) menegaskan peran strategis sektor teknologi finansial (fintech) dalam mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045 melalui penguatan ekosistem keuangan digital yang sehat serta dorongan investasi.
Pernyataan itu disampaikan saat Aftech berkunjung ke Griya Solopos, Jalan Adisucipto 190, Solo, Jumat (10/4/2026). Dalam kunjungan tersebut, Aftech memaparkan perkembangan industri fintech sekaligus peluang investasi di Indonesia.
Aftech berdiri sejak 2015 sebagai wadah kolaborasi bagi penyelenggara fintech untuk berinovasi dan memperkuat daya saing industri keuangan digital nasional. Saat ini, Aftech memiliki 200 anggota yang berasal dari dalam dan luar negeri.
Director of Marketing, Communication & Community Development Aftech, Abynprima Rizky, menjelaskan keanggotaan Aftech kini tersebar di berbagai wilayah, dengan 171 perusahaan berbasis di Jakarta, dua perusahaan di Jawa Timur, serta 27 perusahaan dari luar negeri.
Menurut Abynprima, Aftech membuka keanggotaan bagi perusahaan asing yang ingin masuk ke pasar Indonesia, termasuk untuk memahami lanskap ekosistem dan persaingan sebelum berinvestasi. Ia menyebut keterbukaan ini menjadi salah satu langkah untuk mendorong investasi, khususnya Penanaman Modal Asing (PMA), yang diharapkan dapat membuka lapangan kerja baru dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ia menambahkan, anggota Aftech berasal dari berbagai sektor, mulai dari fintech, lembaga keuangan, pembayaran digital, perbankan, perencana keuangan, aset digital atau kripto, pasar modal, payment gateway, hingga penyedia layanan digital lainnya.
Aftech juga telah ditunjuk Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 2019 sebagai Asosiasi Penyelenggara Inovasi Teknologi Sektor Keuangan (ITSK) untuk mendukung pengembangan ekosistem keuangan digital yang sehat.
Dalam penguatan ekosistem, Aftech mengembangkan empat pilar utama, yakni Indonesia Fintech Public Policy (IFPP), Indonesia Fintech Community Collaboration (IFCC), serta Indonesia Fintech Financial Literacy and Education (IFLE). Abynprima menyampaikan, dalam tiga tahun terakhir Aftech aktif mendatangi daerah-daerah untuk memperkenalkan Infinity (Indonesia Fintech Youth Community) melalui pembentukan komunitas serta upaya mengenalkan perusahaan-perusahaan fintech kepada generasi muda.
Selain kegiatan komunitas, Aftech juga melakukan riset yang hasilnya dapat diakses publik melalui laman resmi mereka, serta menjalin kolaborasi dengan berbagai asosiasi guna memperkuat ekosistem fintech nasional.