BERITA TERKINI
Adapundi Perkuat Seleksi dan Collection untuk Menjaga TWP90 Tetap Rendah

Adapundi Perkuat Seleksi dan Collection untuk Menjaga TWP90 Tetap Rendah

PT Info Tekno Siaga (Adapundi) menerapkan sejumlah strategi untuk menjaga tingkat risiko kredit macet atau TWP90 tetap terkendali di bisnis fintech peer-to-peer (P2P) lending.

Direktur Utama Adapundi Achmad Indrawan mengatakan, perusahaan menjaga kualitas portofolio melalui seleksi berbasis analisis data dan credit scoring yang terus diperbarui agar tetap relevan dengan dinamika pasar. Penyaluran pembiayaan juga disesuaikan dengan profil risiko pengguna, disertai proses underwriting yang matang.

Selain itu, Adapundi memperkuat kualitas nasabah eksisting melalui strategi penagihan (collection) yang proaktif dan sesuai regulasi. Perusahaan juga menjalankan program insentif bagi peminjam (borrower) yang disiplin membayar untuk mendorong kebiasaan pembayaran yang sehat.

Menurut Achmad, langkah tersebut sejalan dengan prinsip prudent growth, termasuk memperketat seleksi calon borrower dan menyesuaikan parameter risiko secara berkala di tengah kondisi ekonomi yang dinamis. Perusahaan juga menekankan akuisisi yang selektif dan berkualitas, serta memperkuat komunikasi mengenai pinjaman yang bertanggung jawab sesuai kemampuan bayar pengguna.

Dengan pendekatan tersebut, tingkat TWP90 Adapundi tercatat 0,16%, jauh di bawah ambang batas aman ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebesar 5%.

Sebagai perbandingan, OJK mencatat risiko kredit macet agregat P2P lending per Januari 2026 mencapai 4,38%, meningkat dari Desember 2025 sebesar 4,32% dan Januari 2025 yang sebesar 2,52%. Meski meningkat, angka tersebut masih berada di bawah ambang batas aman OJK.

Adapundi menyatakan strategi selektif dan penguatan kualitas nasabah dilakukan agar pertumbuhan bisnis tetap sehat dan portofolio pembiayaan terjaga di tengah dinamika industri fintech lending.